Nelayan Belitung Absen Melaut

by -

*Akibat Kabut Asap Ganggu Pandangan

foto A- nelayan enggan melaut

Foto A: ainul yakin/be

Nelayan hendak memperbaiki kapal dan cek kapal.
TANJUNGPANDAN-Para Nelayan di Pasar Ikan Tanjungpandan memilih untuk tidak melaut. Sebab, cuaca tidak mendukung akibat jarak pandang yang terganggu akibat kabut asap kiriman Pulau Kalimantan dalam beberara hari terakhir.

“Kondisinya di tengah laut gelap. Yang ada hanya kabut asap. Kita kesulitan untuk mencari ikan, maka kami memutuskan untuk tidak melaut hingga kondisinya benar-benar stabil,” ujar salah satu Nelayan di Pasar Ikan Kepada Belitong Ekspres, Jumat (23/10) kemarin.

Dijelaskan, untuk sementara waktu mengisi hari-hari tanpa melaut ia membersihkan dan memperbaiki kapalnya yang mengalami kerusakan. Selain itu, ia juga menyulam kembali jaring-jaring yang rusak.

“Sudah hampir seminggu kami tidak melaut. Saat ini, aktivitas sehari-hari hanya menyulam jaring dan membersihkan kapal. Kami belum tahu, hingga kapan kondisinya sudah mulai stabil,” pungkas pria yang enggan disebut namanya itu.

Sementara itu, Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteologi Tanjungpandan Ridwanto mengatakan, kondisi asap di laut lebih pekat dibandingkan di udara.

“Di udara saat ini masih kisaran 1000 hingga 1500 jarak pandang (visibility). Namun, di laut jarak pandangnya hanya ratusan meter. Apalagi di laut kondisi pandangan lepas tidak terlihat apa-apa,” kata Ridwanto kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Dirinya meminta kepada para nelayan agar tidak melakukan aktivitasnya sebelum kondisi laut normal. Apalagi, saat ini Belitung masih memasuki angin Tenggara menuju ke Selatan. “Kita akan informasikan, kondisi laut di Belitung,”pungkasnya. (kin)