Nelayan Juru Seberang Yang Dikabarkan Hilang di Perairan Selat Nasik, Hanya ditemukan Perahu Kosong dan Nasi Yang Masih Hangat

by -
Nelayan Juru Seberang Yang Dikabarkan Hilang di Perairan Selat Nasik, Hanya ditemukan Perahu Kosong dan Nasi Yang Masih Hangat
Ditemukannya perahu tanpa pengemudi (milik Jemiran) yang berlabuh di sekitaran Pulau Naduk, Kecamatan Selat Nasik.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Seorang nelayan dari Desa Juru Seberang, Jemiran (60), dikabarkan hilang saat pergi melaut di sekitaran Pulau Naduk, Kecamatan Selat Nasik, Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Hal tersebut diungkapkan kakak kandung korban, Jima, ketika dijumpai belitongekspres.co.id, Senin (3/2/2020). Menurut informasi adik kandungnya itu, Jemiran sudah pergi melaut sejak Rabu (29/1/2020), namun Jima baru mendapat kabar hilangnya baru pada Minggu (2/2/2020) oleh keponakannya yang memang sama-sama pergi melaut.

“Mereka bertiga perginya, satu orang masing-masing 1 motor (perahu), 2 rekannya itu merupakan anak buah (keponakan) juga. Kemarin dikasih kabar keponakan, bahwa adik saya itu sudah tidak ada lagi di perahu,” sebut Jima.

Mendengar kabar hilang adiknya terdebut, Jima pun mengaku sempat pingsan. Bahkan hingga sekarang, dari matanya terlihat pandangan kosong, serta raut wajah yamg lesu dan tetesan air mata pun terlihat di wajah wanita memiliki berambut panjang tersebut.

Menurut dia, kedua keponakannya menemukan perahu yang dibawa Jemiran sudah tidak berpenghuni lagi dan dalam posisi perahu yang tengah berlabuh.

“Masih berjangkar, bahkan nasi di perahunya masih panas. Semua barang-barangnya masih ada,” bebernya.

Ia menduga adiknya tersebut terpeleset dan terjatuh dari kapal yang disertai arus deras.

“Kalau berenang dia (Jemiran) bisa, malahan tahan jarak jauh juga. Ini pasti arus deras sehingga ia tidak bisa menggapai perahunya lagi,” jelasnya.

Hingga saat ini tim gabungan dibantu kerabatnya masih berupaya mencari keberadaan ayah dari 3 orang anak tersebut.

“Masih nunggu kabarlah ini. Saudara-saudara sudah pergi semua ke sana sekitar 10 perahu untuk mencari. Minta doa saja biar cepat ketemu,” ujarnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kasat Polair Polres Belitung AKP Ginting juga membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan saat ini juga, tim terus melakukan pencarian korban.

“Kami (Polair) dan tim BPBD, Basarnas dan warga sedang melakukan pencarian. Yang ada tertinggal di kapal adalah celana, HP dan beberapa ikan hasil pancingan. Diduga korban terjatuh ke laut dan sampai saat ini belum ditemukan,” tukasnya.

 

Editor: sue
Reporter: Faizal