Nenek 77 Tahun Warga Renggiang Meninggal Dunia Karena Covid-19

by -
Nenek 77 Tahun Warga Renggiang Meninggal Dunia Karena Covid-19
Prosesi pemakaman nenek RO (77) di TPU Padang Lambaian Simpang Renggiang, Selasa (27/4) malam.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – RO (77), warga RT 15 Dusun Marga Mulya, Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Beltim meninggal dunia dalam kondisi positif Covid-19, Selasa (27/4) malam.

Sebelumnya, nenek kelahiran 10 Mei 1944 itu sempat mengalami sesak selama 7 hari. Kepada Belitong Ekspres, Direktur RSUD Beltim dr Vonny Primasari MARS menyebutkan bahwa pasien sempat dilarikan ke Puskesmas Simpang Renggiang.

“Beliau alami sesak 1 minggu, melihat kondisi sesak semkain berat sehingga pasien dibawa ke Puskesmas Renggiang. Dilakukanlah swab antigen, hasilnya positif. Kemudian pasien langsung dirujuk dan dirawat di ruang isolasi pasien Covid-19 RSUD Beltim,” terang dr Vonny Primasari, Rabu (28/4).

Dijelaskannya, saat pemeriksaan di ruang isolasi pasien gelisah, TD (Tekanan Darah) 170/105mmhg, saturasi 80%, Hb 7gr%, penyakit komorbit hipertensi. “Pasien sudah diberikan terapi Covid. Pukul 16.20 WIB pasien Apneu (nafas berhenti) dan diakukan resusitasi,” jelasnya.

Kemudian lanjut dokter Vonny, pada pukul 16.50 WIB EKG flat pasien dinyatakan meninggal dunia. Setelah dilakukan pemulasaran jenazah, pasien dibawa keluar ruang isolasi menuju pemakaman di Desa Renggiang pukul 19.30 WIB.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Beltim Surya Mulyana mengatakan, nenek RO merupakan pasien ke-11 yang meninggal akibat Covid-19.

“Pasien selesai dimakamkan di TPU Padang Lambayan Kecamatan Simpang Renggiang, pukul 20.30 WIB. Seperti biasanya tetap sesuai prosedur protokol kesehatan,” kata Surya kepada Belitong Ekspres.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim, Ikhwan Fahrozi kembali mengabarkan, ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 17 orang. Sehingga total pasien Covid-19 di Beltim kini mencapai 878 kasus. Rinciannya, 785 orang dinyatakan sembuh, 82 orang masih menjalani isolasi mandiri dan 11 orang meninggal dunia. (dny)