Ngaku Terdampak Covid-19, Warga Kampung Damai Curi HP Tetangga

by -
Ngaku Terdampak Covid-19, Warga Kampung Damai Curi HP Tetangga
Polisi saat menunjukkan barang bukti dan tersangka di Polsek Tanjungpandan, Rabu kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Mengaku terdampak Covid-19, DN (22) warga Jalan Teuku Umar, Kampong Damai, Kecamatan Tanjungpandan, nekat mencuri handphone milik tetangganya.

Peristiwa ini terjadi, Selasa (12/5) lalu. Kemudian tersangka berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan, Selasa (2/6) malam.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan Ipda I Made Bisma mengatakan, korban melaporkan saat itu korban pulang salat tarawih. Setibanya di rumah, Handphone miliknya sudah tidak ada.

“Sebelum tarawih, korban meletakan Hp-nya di samping televisi. Namun, setiba ia di rumah hp tersebut hilang. Tidak hanya hp, uang miliknya sebesar Rp 400 ribu juga hilang,” kata Ipda Made, Rabu (3/6) kemarin.

Setelah itu, keesokan harinya korban melaporkan peristiwa hilangnya benda berharga tersebut Polsek Tanjungpandan. Hingga akhirnya polisi melakukan penyelidikan, setelah mendapat informasi tersebut.

Dijelaskan Ipda Made, terungkapnya kasus ini berawal adanya postingan di salah satu grup Facebook Forum Jual Beli Belitung. Korban curiga dengan Hp yang dijual seseorang. Akhirnya ia melaporkan ke polisi.

“Kita langsung telusuri. Si penjual tersebut berinisial KK. Setelah kita introgasi, ternyata KK mendapatkan barang tersebut dari pelaku,” ujar jebolan Akademi Kepolisian (AKPOL) 2018.

Atas dasar itu, akhirnya polisi menjemput paksa pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini dikediamannya. Hingga akhirnya, DN mengakui perbuatannya. Modus pelaku melakukan perbuatan tersebut lantaran faktor ekonomi.

Pada saat sebelum melancarkan aksinya, dia telah memantau rumah tetangganya ini. Saat kondisi sepi, tepatnya pada waktu Salat Tarawih, dia masuk ke dalam rumah melalui  jendela dengan cara mencongkel.

“Setelah berhasil mendapat barang yang diincar, ia langsung kabur. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 5 KUHP Tentang Pencurian, ancaman hukuman  lima tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, DN membenarkan apa yang diungkapkan Jajaran Polsek Tanjungpandan. Pria yang sehari-hari bekerja dipercetakan spanduk ini, nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran terdesak ekonomi.

Sebab, pada saat Pandemi Covid-19, pendapatannya menurun. Atau jarang mendapat job. Sehingga dia nekat mengambil barang yang bukan miliknya.

“Semenjak Corona kebutuhan semakin banyak. Keuangan semakin nipis. Itulah yang membuat saya nekat mencuri,” tukas DN. (kin)

Editor: Yudiansyah