Nih Dia, 16 Kriteria Seseorang Tak Bisa Divaksinasi

by -
Nih Dia, 16 Kriteria Seseorang Tak Bisa Divaksinasi
Ilustrasi Vaksin Sinovac

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kementerian Kesehatan (Kemenkes), telah menyusun kriteria warga yang tidak dapat divaksin. Ada 16 kriteria yang membuat seseorang tidak dapat menerima vaksin Covid-19 tersebut.

Hal ini sesuai dengan Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

“Apabila pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin demam. Misalnya suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius. Maka vaksinasi ditunda sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita COVID-19. Kemudian dilakukan screening ulang saat kunjungan berikutnya,” kata juru bicara vaksinasi, dokter Reisa Broto Asmoro di Jakarta, Selasa (19/1).

Selain itu, vaksinasi juga tidak dapat diberikan jika tekanan darah orang yang divaksin lebih dari 14/90. Menurutnya, layak atau tidak seseorang mendapatkan vaksinasi juga bisa diketahui dari proses penyaringan.

Dalam proses penyaringan calon penerima vaksin, lanjutnya, petugas kesehatan akan menanyakan sejumlah pertanyaan penting. “Jika terdapat jawaban ya pada salah satu pertanyaan saat screening atau pemeriksaan, maka vaksinasi juga tidak diberikan. Selama proses vaksinasi, masyarakat dan petugas wajib menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak),” paparnya. (rh/fin)

Berikut 16 Kriteria Yang Menyebabkan Orang Tidak Bisa Divaksin:

1. Apabila menderita COVID-19

2. Sedang hamil atau menyusui

3. Mengalami gejala ISPA atau infeksi saluran pernapasan atas, seperti batuk, pilek atau sesak nafas dalam 7 hari terakhir

4. Memiliki kontak erat atau suspek atau konfirmasi atau sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19

5. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah

6. Menderita penyakit jantung atau gagal jantung atau penyakit jantung koroner

7. Menderita penyakit autoimun sistemik. Seperti SLE atau lupus, sergen vaskulitis atau autoimun lainnya.

8. Menderita penyakit ginjal kronis atau sedang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal atau transplantasi ginjal atau mengalami sindrom nefrotik dengan kortikosteroid

9. Menderita penyakit rematik autoimun atau reumatoid artritis

10. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis.

11. Menderita penyakit hipertiroid atau hipertiroid karena autoimun

12. Menderita kanker kelainan darah, immunocompromise atau defisiensi imun, dan menerima produk darah atau transfusi

13. Menderita penyakit diabetes melitus, bagi penderita DM tipe 2 terkontrol dan HBH1C di bawah 58 atau 7,5 persen dapat diberikan vaksinasi

14. Menderita HIV dengan angka sidifornya di bawah 200 atau tidak diketahui, maka vaksinasi tidak diberikan

15. Memiliki penyakit paru seperti asma, PPOK, TBC, vaksinasi ditunda sampai kondisi pasien terkontrol dengan baik

16. Untuk penyakit lain yang tidak disebutkan dalam format screening dapat berkonsultasi kepada dokter ahli yang merawat.