banner 728x90

Oknum Caleg Terpilih dari PPP Belitung Terancam di PAW

Life at ease with amazing nature| Leebong island
Ilustrasi duit

Ilustrasi, jpnn

Polisi Segera Gelar Perkara
PCN Sebut Kasus Sudah Selesai

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – PCN, oknum caleg DPRD Kabupaten Belitung terpilih dari PPP terancam bakal di Pergantian Antar Waktu (PAW). Pasalnya, caleg ini diduga terlibat kasus pidana penipuan dan penggelapan terkait pembelian sebidang tanah.

Saat ini, pihak PPP Kabupaten Belitung masih memantau perkembangan kasus yang menimpa calegnya tersebut. Dalam waktu dekat Ketua DPC PPP Kabupaten Belitung Saryadi akan mendatangi Mapolres Belitung.

Saryadi mengatakan, kemungkinan pekan depan dia akan menemui penyidik Satreskrim Polres Belitung. Dia akan menanyakan sejauh mana perkembangan kasus PCN, serta status hukum dari caleg dari partai berlambang ka’bah terseut.

“Kasus ini, menjadi sorotan banyak publik. Tentunya kami ingin menanyakan secara langsung seperti apa kasus yang sebenarnya. Saya tidak seberapa dekat dengan yang bersangkutan,” ujar Saryadi kepada Belitong Ekspres, Selasa (17/9).

Meski begitu, Saryadi memastikan PCN tetap bisa dilantik pada (23/9) nanti. Namun, setelah itu partai akan menunggu perkembangan kasus tersebut. Apakah akan naik ke penyidikan (penetapan tersangka) hingga proses persidangan.

“Kita tunggu putusan inkrah (putusan yang memiliki hukum tetap), baik dari Pengadilan Negeri (PN) maupun di tingkat yang lebih tinggi. Setelah itu partai akan menentukan sikap,” jelas Saryadi.

Setelah mendapat putusan resmi, DPC PPP Kabupaten Belitung akan membawa perkara ini untuk dirapatkan ke DPP (pusat). Ketika ditanyai mengenai perkiraan PCN akan di PAW, Saryadi tak menampiknya.

“Bisa jadi. Sebab, apa yang dilakukan merusak citra nama baik partai. Namun, kembali lagi ke masalah proses hukum. Apakah nanti dia divonis ringan atau berat. Nanti partai yang akan menentukan sanksinya,” tegas Saryadi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa mengatakan, saat ini belum ada perkembangan dalam kasus PCN. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.

Dalam hal ini penyidik Polres Belitung sudah memanggil PCN dan dilakukan introgasi. Kemungkinan dalam waktu dekat pihak Satreskrim akan melakukan gelar perkara mengenai kasus tersebut.

“Dalam gelar perkara nanti, kita akan cocokan pengakuan pelapor dan terlapor. Pengakuan saksi dan barang bukti. Setelah itu, baru kita akan tetapkan, apakah kasus ini naik ke tingkat penyidikan atau tidak,” pungkasnnya.

Menanggapi hal tersebut, PCN mengiyakannya. Namun, caleg terpilih ini enggan berkomentar banyak mengenai pemeriksaan yang dilakukan Jajaran Satreskrim Polres Belitung. “Masalah ini sudah selesai,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum calon anggota legislatif (caleg) DPRD Belitung terpilih berinisial PCN dilaporkan ke Polres Belitung. Politisi salah satu partai ini dilaporkan atas dugaan kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan pembelian sebidang tanah.

Dalam laporan polisi nomor LP/B-70/VIII/2019/BABEL/RESBEL Tanggal 23 Agustus 2019, korban adalah seorang wanita berinisial AG (45). Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekira tahun 2016, dengan tempat kejadian rumah makan D04 Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk.

Berdasarkan keterangan pelapor, korban membeli sebidang tanah di Pantai Air Sengkeling, Desa Sijuk, pada tahun 2016 melalui terlapor seharga Rp 400 juta. Setelah pelapor bertemu dengan pemilik tanah, ternyata sudah dijual ke orang lain.

Hal itu dikarenakan terlapor baru memberikan uang ke pemilik tanah tanah sebesar Rp 150 juta. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 400 juta, dan mengadukan ke Polres Belitung agar pelaku dapat diproses sesuai aturan yang berlaku. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply