Oknum PNS Diduga Selingkuh

by -3 views

*Kepala Dinas Akui Kebenaran Kasus Tersebut

TANJUNGPANDAN-Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS)  berinisial VV yang bertugas di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung diduga berbuat selingkuh dengan laki-laki pegiat LSM berinisial AL. Perbuatan yang mencoreng korps aparatur pemerintahan di Kabupaten Belitung itu sudah terjadi cukup lama dan kasus ini pun diakui oleh Kepala Dinas tempat oknum PNS ini bertugas.
Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Belitung Dra Endang Titiek Nurhayati terlihat sempat kaget saat didatangi Belitong Ekspres di ruang kerjanya untuk dimintai tanggapan soal kasus perselingkuhan yang melibatkan anak buahnya tersebut. Namun, dirinya juga tak menampik atas kebenaran kasus tersebut.
Endang mengakui, adanya kasus perselingkuhan oleh salah satu oknum PNS di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Belitung yang notabene adalah instansi yang dipimpinnya. “Memang saya juga sudah lama dengar kejadian itu (dugaan adanya perselingkuhan oknum PNS,red) Dan saya sudah pernah panggil orangnya. Lantas, orangnya juga sudah mengakui kesalahannya,” pungkasnya.
Sementara itu berdasarkan penelusuran Belitong Ekspres, aturan perundang-undangan tentang kepegawaian atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku bagi PNS yakni, hanya bisa satu isteri/suami. Kecuali ditentukan lain berdasarkan PP Nomor 30 tahun 1983 dan PP Nomor 45 tahun 1990. Sedangkan, sanksi administratif lainnya berupa teguran lisan, tertulis, pernyataan tidak puas, penurunan pangkat, pembebasan jabatan, penundaan KGB sampai pada pemecatan harus dijalankan.
Endang menyatakan, meski demikian, dirinya akan tetap melakukan pemanggilan kembali kepada yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Saya nanti akan panggil dia (oknum yang diduga selingkuh,red) lagi untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Endang Rabu (6/5) kemarin, di ruang kerjanya.
Ditanya, sanksi tegas yang nanti akan diberikan terhadap oknum tersebut. Endang lebih memilih tak banyak berkomentar. Sebab, menurutnya pemberian sanksi hukum bagi seorang PNS merupakan kewenangan dari bagian kepegawaian daerah. “Kalau soal itu (sanksi/pelanggaran hukum,red), silahkan temui orang BKD (baan kepegawaian daerah,red) saja. Karena itu tupoksi dan kewenangan mereka (BKD),” ucap Endang.
Di sisi lain, santer kabar bahwa oknum yang bersangkutan alias yang diduga selingkuh itu, telah mendaftarkan permohonan berkas gugatan perceraian di Kantor Pengadilan Agama Tanjungpandan Belitung. “Sepengetahuan saya, itu belum ada. Karena biasanya kalau secara aturan, yang bersangkutan harus melaporkan atau memberitahukan dulu ke saya selaku pimpinannya,” ungkapnya.
Apalagi hal tersebut menyangkut soal statusnya sebagai PNS. Secara prosedur dan aturan bahwa yang bersangkutan harus melaporkan dulu ke atasannya yakni, kepala dinas. “Nanti setelah ada surat pemanggilan dari pihak BKD, barulah segera akan di tindaklanjuti,” tutupnya.
Belitong Ekspres Rabu (6/5) siang sekitar pukul 14.00 WIB kemarin mendatangi Kantor Pengadilan Agama Tanjungpandan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Sayangnya, Kantor Pengadilan Agama sedang tertutup dan tidak ada satupun orang yang bisa ditemui di sana. Hingga berita ini, diturunkan pihak Kantor Pengadilan Agama belum ada yang bisa dikonfirmasi.(mg2)