Olah TKP Pemerkosaan Um

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

Polisi Temukan Kardus Bercak Darah

PANGKALPINANG – Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dan Tim Unit Olah TKP Polres Pangkalpinang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus pemerkosaan terhadap Um (18) warga Simpang Katis yang dilakukan tersangka Hendra alias Pempek (25) warga Kampung Asam Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, Selasa (21/7) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam olah TKP yang dilaksanakan di belakang sekolah Tunas Karya, Sungai Selan itu, petugas melakukan pengumpulan barang bukti. Hasilnya petugas mengantongi bukti pertama yaitu kardus yang menyisakan bercak darah disamping TKP yang digunakan sebagai alas. Petugas juga mendapatkan satu kaleng minuman yang sempat diminum korban sebelum dibawa ke belakang sekolah untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri.
Pantauan Radar Bangka, Selasa (21/7), Korban Um menunjukkan enam adegan saat detik-detik dirinya diperkosa oleh tersangka. Awalnya sebelum korban di setubuhi oleh tersangka, korban menemani tersangka saat menenggak minuman keras (miras). Tersangka yang sudah dibawah penguasaan minuman beralkohol kemudian melucuti pakaian korban hingga tanpa sehelai benang pun.
Korban yang sempat melawan saat akan disetubuhi oleh tersangka, tidak dapat berbuat banyak setelah tersangka yang sudah dikuasai nafsu kemudian menusuk kemaluan korban menggunakan sikat gigi dan jari tengah tangan sebelah kanan. Tindakan bejat tersangka pun berhenti ketika tersangka kaget setelah melihat kemaluannya penuh dengan darah kesucian korban dan bergegas membeli pembalut dan kapsul.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi saat dikonfirmasi Radar Bangka, Rabu (22/7) di ruang kerjanya mengatakan langkah yang diambil pihaknya terkait kasus pemerkosaan terhadap Um baru sampai olah TKP. “Kasus pemerkosaan Um, sampai saat ini diambil ahli oleh Penyidik Perlindungan Perepuan dan Anak (PPA). Polres Pangkalpinang, dan kemarin, (21/7) dinihari kami melakukan pelengkapan barang bukti di TKP untuk memperkuat pemeriksaan kasus tersebut,”Kata Raspandi.
Diungkapkan Raspandi dalam kasus tersebut pihaknya akan memanggil Ahli Bahasa Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk membantu proses penyidikan pihaknya dalam menangani kasus tersebut. “Kami akan memanggil ahli bahasa, untuk membantu kami melakukan pemeriksaan proses kasus pemerkosaan ini, paling tidaknya Bahasa Sekolah Luar Biasa (SLB) akan kita periksa nanti, semoga saja saat pemeriksaan nanti kita mendapatkan petunjuk baru,” tandasnya. (Ode)

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Molen Pawai Ta'ruf Bareng Warga

Rate this article!
Olah TKP Pemerkosaan Um,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: