Opini BPK Rugikan Beltim

by -

*Kinerja BPK Dianggap Tidak Profesional dan Diragukan

MANGGAR – Kekacauan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang Belitung Timur dinilai merugikan Pemerintah Kabupaten Beltim. Ini juga membuktikan bahwa BPK menunjukkan ketidak profesionalan dalam membuat opini yang diragukan dan opini seterusnya dengan melakukan berjenjang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Beltim, Zarkani Mukri dalam pidato Bupati Beltim pada rapat paripurna IX masa persidangan II tahun 2015, penyampaian Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2014, Senin (13/7) kemarin, di ruang sidang DPRD Beltim.

“Pemerintah daerah telah mengklarifikasi atas ketidaksesuaian laporan BPK dengan dua buku Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan satu buku Tidak Wajar (TW). Pemkab Beltim juga sudah meminta Majelis Kode Etik BPK untuk membantu menyelesaikan kekacauan opini BPK,” ungkap Zarkani, di hadapan 13 anggota DPRD Beltim yang hadir dan undangan rapat.

Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Beltim tahun 2014 telah diperiksa dan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI dari tanggal 6 April sampai dengan 5 Mei 2015, berdasarkan surat tugas dari BPK RI perwakilan Provinsi Bangka Belitung nomor 78/ST/XVIII.PPG/04/2015 tanggal 2 April 2015. Perihal pemeriksaan atas LKPD tahun anggaran 2014 pada Pemerintah Kabupaten Beltim dan instansi terkait di Manggar.

“Penyerahan LHP atas LKPD Kabupaten Beltim tahun anggaran 2014 diserahkan oleh BPK perwakilan Provinsi Bangka Belitung, Kamis tanggal 28 Mei 2015 dengan Opini Tidak Wajar,” sebut Zarkani.

Sementara itu, penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2014 merupakan upaya Pemerintah daerah Beltim untuk menyampaikan informasi dalam melaksanakan roda pemerintahan selama satu tahun anggaran. Serta berguna dalam mengambil keputusan.

“Penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2014 yang telah dilakukan audit oleh BPK RI perwakilan Provinsi Bangka Belitung berdasarkan peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP),” jelas Zarkani.

Dalam rapat paripurna, Zarkani juga menjelaskan pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten Beltim tahun anggaran 2014. Realisasi pendapatan tercatat mencapai Rp. 674 milyar, belanja daerah sebesar Rp. 439 milyar dan pembiayaan sebesar Rp. 152 miliar. (feb)