Optimis Listrik Biogas dan Biomassa

by -

PANGKALPINANG – PT PLN Persero wilayah Bangka Belitung (Babel) kembali menggelar sosialisasi investasi energi dari biogas dan biomassa perkebunan sawit di Babel melalui skema IPP dan excess power.
Itu dilaksanakan menindaklanjuti Permen ESDM Nomor 27 tahun 2014 serta pemahaman terhadap perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) dari PLTBg dan PLTBm.
General Manager PT PLN wilayah Babel, Ari Wardhana mengatakan, Babel memiliki potensi sumber daya energi terbaru, salah satunya berasal dari limbah perkebunan sawit. Pemanfaatan limbah tersebut sampai saat ini masih sekitar 1,5 persen dari total pembangkit listrik yang ada di Babel.
“Karena itu PLN menjajaki potensi energi pemanfaatan limbah yang diubah menjadi energi berupa Biogas dan Biomassa dari perkebunan sawit yang ada di Babel,” ujarnya, kemarin (5/3).
Dengan demikian, Ari meyakinkan ini menjadi alternatif dan solusi penyediaan energi listrik sekaligus penurunan GRK atau lebih dikenal sebagai green energy melalui skema IPP ataupun skema pembelian kelebihan listrik (excess power).
“Dari seminar pertama yang kita adakan dulu, para pemegang keputusan dn pengusaha perkebunan sawit telah memahami bahwa perkebunan sawit memiliki potensi energi bisnis yang sangat menarik. Dan saat ini telah masu 4 proposal pembangunan PLTBiogas,” terang Ari.
Memiliki areal perkebunan kelapa sawit seluas 200.000 hektar yang terdiri dari lahan milik rakyat maupun swasta, penyediaan tenaga listrik dari biogas dan biomassa perkebunan kelapa sawit akan memberi manfaat untuk kemajuan dan perkembangan Babel.
“Penyediaan tenaga listrik melalui bigas dan biomassa akan memberi manfaat untuk kemajuan dan perkembangan pembangunan masyarakat Babel,” pungkasnya. (eza)