Pagar Roboh, SMPN 9 Berharap Segera Diperbaiki

by -

PANGKALPINANG – Sudah dua tahun terakhir pagar tembok SMPN 9 Pangkalpinang roboh. Akibatnya, aktifitas belajar-mengajar di sekolah yang terletak di kelurahan Taman Bunga itu, menurut Kepala Sekolahnya, Ristina menjadi terganggu.
Untuk itu ia mengharapkan agar tembok pagar yang roboh tersebut segera diperbaiki. Sebab apabila tidak segera dilakukan rehab, ia mengkhawatirkan akan berdampak semakin parah terhadap pagar sepanjang 50 meter itu.
“Banyak dampak yang kami rasakan. Kami tidak bisa mengontrol siswa yang keluar dari sekolah, bisa saja mereka keluar lewat tembok yang roboh itu, karena tembok yang roboh itu posisinya dibelakang sekolah, jauh dari kantor-kantor guru, jadi kami tidak bisa mengontrol siswa-siswi yang keluar lewat tembok,” ujarnya, Sabtu (21/2).
Tidak hanya berdampak pada pengawasan, dilanjutkan Ristina, pengaruh juga dirasakan tidak bisanya dimaksimalkan fasilitas kolam renang oleh pihak sekolah, mengingat jarak yang dekat dengan pagar yang roboh. Sehingga kegiatan olahraga di sekolah itu menjadi terhambat karena tidak bisa dipergunakan.
“Dan juga kolam renang SMP ini belum bisa kami pergunakan karena tembok yang roboh. Kolam renang itu berada tepat didepan tembok pagar itu, jadi kami khawatir orang luar akan mempergunakan kolam renang itu,” tutur Ristina.
Namun demikian ia mengaku telah melayangkan permohonan kepada Dinas Pendidikan. Dari permohonan tersebut, ia mengaku bersyukur karena mendapatkan respon positif dari Dinas Pendidikan maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta pihak DPRD Pangkalpinang.
Komisi I DPRD Pangkalpinang, bersama Dinas Pendidikan (Disdik) dan Pekerjaan Umum (PU) Pangkalpinang sudah melakukan kunjungan ke SMPN 9 pada tanggal 17 Februari kemarin. “Mereka sudah melakukan kunjungan ke sekolah kami dan Alhamdulillah tanggapan mereka positif, dan kami juga berharap masalah ini segera ditindak lanjuti,” harapnya.
“Kami juga khawatir kalau terlalu lama tembok ini diperbaiki, nanti semakin panjang tembok yang roboh, dan juga kolam renangnya yang sekarang belum dipergunakan ini akan menjadi rusak,” tandasnya. (cr64)