Pak Zul Dituntut 18 Bulan

by -

PANGKALPINANG – Mantan Wali Kota Pangkalpinang Zulkarnain Karim dituntut 18 bulan penjara dalam sidang lanjutan kasus ruislag aset Pemerintah Kota Pangkalpinang 2005 di Pengadilan Negeri dan Tipikor Pangkalpinang, Rabu (18/3).
Jaksa Penuntut Umum Insyayadi mengatakan Zulkarnain dituntut 18 bulan penjara dan membayar denda sebesar Rp100 juta dengan subsidair kurungan 6 bulan. “Zulkarnain dijerat melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang-undangnomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 (1) ke 1 KUHP,” ujarnya.
Dikatakannya, dalam dakwaan sebelumnya, Jaksa menilai terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara sebesar Rp 975 Juta dalam kasus ruislag atau tukar guling berupa tanah, rumah dan bangunan milik Pemerintah Kota di beberapa tempat seperti di Bukit Intan, Jembatan 12 dan Air Itam.
Dalam persidangan kasus ini sebelumnya, Majelis Hakim Sasongko sudah terlebih dahulu memvonis terdakwa lainya yakni Erwin selaku kontraktor dengan satu tahun penjara. Begitu juga dengan terdakwa lainnya Efendi dan Andi Rozano dengan penjara empat tahun penjara. Kasus ini sendiri awalnya disidik Tipikor Mabes Polri. Dimana dari audit badan pemeriksa keuangan dan pembangunan (BPKP) ditemukan telah merugikan keuangan negara mencapai Rp975 juta.(ant/rb)