Paket Sembako Dari APBD Belitung Mulai Didistribusikan ke Kecamatan

by -
Paket Sembako Dari APBD Belitung Mulai Didistribusikan ke Kecamatan
Bupati Belitung melepas keberangkatan truk pengangkut kebutuhan pokok ke setiap kecamatan.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Paket kebutuhan pokok (Sembako) senilai Rp 250.000 dari APBD Kabupaten Belitung, kini sudah mulai didistribusikan ke tiap kecamatan di Negeri Laskar Pelangi.

Secara keseluruhan, ada 9.561 kepala keluarga (KK) akan menerima bantuan periode bulan Mei 2020. Paket-paket tersebut nantinya disalurkan melalui Ketua Rukun Tetangga (RT) masing – masing.

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) telah melepas keberangkatan beberapa mobil truk yang mengangkut paket kebutuhan itu, Senin (18/5).

Menurutnya, para penerima bantuan akan mendapatkan sebuah kartu dari aplikasi Sibansos. Dan, kartu itu lah yang nantinya bisa ditukarkan dengan bantuan di RT ataupun Desa.

Tidak perlu repot, pak RT nanti yang mengantar ke rumah masing – masing,” kata Sahani Saleh kepada Belitong Ekspres usai melepas keberangkatan truk pengangkut kebutuhan pokok.

Dia berharap agar bantuan paket sembako ini sebelum hari Jumat (22/05) sudah diterima masyarakat. Adapun runtutan penyalurannya, dari Kabupaten, diantar ke Kecamatan, kemudian ke Desa dan diteruskan ke RT.

“Ini sengaja sistem nya melalui tangan pak RT, biar tidak terjadi kerumunan orang banyak, Jadi nanti Desa yang mengantar ke RT RT,” jelas Sanem.

Sanem memastikan bantuan sudah tepat sasaran, dan tidak ada tumpang tindih. Ataupun tidak akan ada orang yang tidak terdampak mendapatkan bantuan.

“Kami soundingkan dengan data yang dari Desa yang baru. Nah kita mensortir data ini lah yang lama, jangan sampai nanti tidak tepat sasaran. Data ini juga disoundingkan lagi dengan data KTP yang ada di dukcapil, itu semua kami masukan kembali di aplikasi tersebut,” terangnya.

Kemudian lanjut Sanem, apabila ada yang merasa sekarang sudah kategori mampu atau merasakan tidak terdampak COVID-19. Secara sadar diminta untuk melaporkan diri ke Desa, agar tidak menerima bantuan tersebut.

“Begitu juga sebaliknya, yang merasa tidak mampu tapi tidak mendapatkan bantuan, segera lapor ke Desa, atau ke Camat. Karena itu bisa diajukan, agar mendapatkan bantuan di tahap berikutnya,” ucapnya

Kata dia, bantuan ini akan diberikan selama 4 bulan, mulai dari Mei 2020 khusus untuk masyarakat terdampak Covid-19. Kategorinya yaitu KUKM, Pertanian, Perikanan, Pariwisata, dan Tenaga Kerja dirumahkan maupun di-PHK.

“Kemudian di bulan Juni ada penambahan penerima sekitar 1.220, jadi sekitar 10 ribuan penerima nanti di bulan Juni nanti,” tandas Sanem. (dod)

Editor: Yudiansyah