Paku Jalan Merusak Kendaraan

by -

*Paryanta Tanggapi Kondisi Paku Jalan Terlalu Tinggi

TANJUNGPANDAN-Gayung bersambut. Sikap protes warga Jalan Patimura atas pemasangan paku jalan di Jalan Patimura sampai Batu Itam yang terlalu tinggi mulai meluas. Tanggapan yang bernada dukungan atas protes warga itu kali ini disampaikan oleh warga Batu Itam Paryanta.
“Adanya tanggapan masyarakat di head line Belitong Ekspres terkait “paku jalan terlalu tinggi” yang berada di jalan Patimura hingga Batu Itam, memang benar karena saya telah lama merasakan ketidaknyaman tersebut,’’ ujar Paryanta kepada Belitong Ekspres, Kamis 923/4) kemarin.
Menurut pajabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung itu, tempat tinggal dirinya yang berada di Desa Batu Itam hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. “Saya merasa sangat terganggu dengan keberadaan paku jalan yang terlalu tinggi, bahkan rasanya seperti melintasi jalan yang banyak berlubang,’’ ungkap Paryanta.
Hal yang paling nyata, lanjut Paryanta, keberadaan paku jalan yang terlalu tinggi itu bisa memicu kerusakaan pada mobil hingga memperpendek keausan suku cadang kendaraan. Kasus yang dialami Paryanta kebetulan pada kendaraan jenis roda empat.
“Kendaraan kami saat ini mengalami kerusakan pada bagian roda (kolanger) dan sockbreaker, karena getaran/hentakan ketika terkena paku tersebut yang terlalu kuat. Dan yang sangat mengawatirkan beberapa kali saya melihat kendaraan roda dua yang hampir celaka gara-gara menghindari paku jalan,’’ papar Paryanta dengan nada serius.
Padahal esensi dengan dipasangnya paku jalan tersebut adalah untuk keselamatan lalulintas. Namun, nyatanya justru membahayakan pengguna jalan. Untuk itu, dia memohon dengan sangat bagi pihak yang berwenang agar dievaluasi tentang pemasangan paku jalan tersebut. “Dan jika memungkinkan segera dicabut diganti dengan yang lebih kecil/rendah,’’ pintanya.
Seperti diberitakan BE, kemarin, Keluhan tentang terlalu tingginya paku jalan di sepanjang jalan Aik Saga hingga Batu Itam, ternyata terus meluas. Setelah sejumlah pesan singkat (SMS) dan surat pembaca masuk ke Redaksi Belitong Ekspres, kini giliran warga sekitar menyatakan protes secara nyata dan terbuka. Selain relatif tinggi, warga masyarakat sekitar menilai keberadaan paku jalan itu diduga kuat menjadi pemicu sejumlah kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan utama kawasan pariwisata tersebut.
Warga sektar berinisial DI kepada Belitong Ekspres mengatakan, dirinya sudah beberapa kali hampir terjatuh di beberapa titik jalan yang dinamai Jalan Patimura itu. Menurutnya, penyebab dia jatuh lantaran paku jalan yang ada di lokasi terlalu tinggi. Dirinya meminta kepada Satlantas (Perhubungan,Red) untuk bertindak dengan melakukan perombakan.(agu)