Pamit Mancing Kepada Istri, Warga Air Raya Tanjungpandan Pulang Jadi Mayat

by -
Pamit Mancing Kepada Istri, Warga Air Raya Tanjungpandan Pulang Jadi Mayat
Korban saat dievakuasi ke daratan.

belitongekspres.co.id, BADAU – Pamit kepada istri mau pergi mancing ikan Bebulus, Fauzi (40) warga Jalan Pemuda Air Raya ,Tanjungpandan, ditemukan tewas mengambang. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pantai Sungai Samak, Kecamatan Badau, Minggu.

Diduga korban mengalami penyakit epilepsi pada saat memancing. Akibatnya, nyawa pria ini tidak dapat ditolong walaupun sempat dilarikan menuju RSUD dr H Marsidi Judono Tanjungpandan, Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa membenarkan adanya kabar tersebut. Dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit yang dia alami. Sebelum kejadian, korban pamit ke istrinya untuk mancing. Setelah itu disusul oleh dua rekannya (saksi). Yakni Nur Zhuhriati dan Purnama Giri yang juga ikut mancing.

Awalnya mereka bertiga sama-sama manncing di area yang sama. Namun, beberapa jam kemudian korban memilih untuk menjauh. Jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai tempat dia memancing ikan bebulus tersebut. “Pada pukul 14.00 WIB, korban sudah tidak terlihat di area pantai tempat mereka memancing,” kata AKP Erwan, kepada Belitong Ekspres, Senin (16/3) kemarin.

Mengetahui Fauzi tidak ada di lokasi tempat memancing, dua orang ini berusaha mencarinya. Sebab, mereka curiga terjadi sesuatu terhadap korban. Pada Pukul 14.11 WIB, kecurigaan dua orang ini terjawab. Korban ditemukan mengapung.

Melihat hal itu, mereka langsung meminta bantuan kepada warga sekitar, dan membawanya ke darat untuk diberikan pertolongan. Denyut nadi korban sempat ada. Namun, saat dibawa ke RSUD dr H Marsidi Judono, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Sementara dugaan penyebab utama karena penyakit yang dialami. Kita masih menunggu informasi lain dari anggota di lapangan,” pungkas mantan Kapolsek Sijuk ini. (kin)

Editor: Yudiansyah