Pangan Bangka Perlu Dipromosikan

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

SUNGAILIAT – Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Thony Marza mengatakan, pangan lokal daerah perlu ditingkatkan promosikan tingkat nasional maupun pada kegiatan lain agar dikenal masyarakat luas. “Pangan lokal dengan bahan baku domestik daerah perlu di promosikan agar dapat dikenal masyarakat luas dan diketahui manfaatnya,” katanya, Senin (16/2).
Diakuinya, pangan lokal kalah bersaing dengan gencarnya promosi dan tersedianya makanan asing sehingga kurang dikenal dan dikonsumsi masyarakat, padahal makanan lokal memiliki manfaat yang cukup besar terhadap kesehatan. “Ada beberapa faktor yang mempengaruhi lunturnya kegemaran sebagian masyarakat terhadap makanan tradisional, yakni adanya perubahan gaya hidup, perubahan sosial budaya, perkembangan ekonomi dalam kehidupan masyarakat serta kebiasaan masyarakat terhadap makan di luar,” katanya.
Dia mengatakan, jika kemampuan produksi bahan pangan domestik tidak dapat mengikuti peningkatan kebutuhan, maka berarti ketahanan pangan nasional maupun daerah akan semakin rentan. “Tantangannya adalah pemanfataan sumber daya pangan domsetik dan peningkatan kapasitas produksi pangan dalam jumlah, kualitas dan ragamnya,” katanya.
Dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi berbahan pangan lokal yang tersedia sehingga nantinya dapat bersaing dengan pangan dari luar. “Seperti contoh beras aruk, kedepannya dapat menjadi makanan pokok setelah beras jika produk itu terus dilakukan promosi pada tingkat masyarakat,” katanya.
Beras aruk, kata dia, dibuat dari bahan yang cukup sederhana yakni ubi kayu atau singkong yang dapat ditanam disekeliling rumah atau kebun dengan perawatan yang mudah. “Banyak jenis makanan lokal yang dapat diproduksi oleh masyarakat dengan bahan baku yang mudah dijangkaunya. Jika masyarakat sudah terbiasa mengkonsumi makanan lokal tentu kedepannya tidak lagi ketergantuan dengan pasokan dari luar daerah,” katanya.(ant/rb)

Baca Juga:  Mantan Kapolda Babel Meninggal Saat Pantau Hasil Pemilu 2019

Rate this article!
Tags:
author

Author: