Pangkalpinang Bebas Malaria

by -

PANGKALPINANG – Selama September 2015 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang, menyatakan di kota Pangkalpinang bebas dari penyakit malaria karena tidak ditemukan satu pun kasus malaria selama periode tersebut.
“Kami tidak menemukan satu pun kasus malaria selama periode itu, sedangkan pada bulan sebelumnya yaitu pada Agustus 2015 hanya satu kasus malaria yang ditemukan,” kata Staf Bidang Pengendalian Kesehatan Dinkes Pangkalpinang, Tri Endariyanto, Senin (19/10).
Ia mengatakan, penurunan itu tak lepas dari peran masyarakat yang mulai menyadari pentingnya menjaga kebersihan diri sendiri dan juga lingkungan agar terhindar dari segala jenis bibit penyakit.
“Sepertinya pelayanan kesehatan masyarakat juga lebih bagus, selain itu juga pengaruh banyaknya bangunan yang mulai berdiri sehingga mengurangi rawa-rawa tempat perkembangbiakan nyamuk pembawa bibit penyakit itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyakit itu ditularkan melalui gigitan nyamuk yang membawa parasit plasmodium falciparum dan plasmodium vivax. Parasit akan masuk ke aliran darah dan bergerak ke organ hati yang mengakibatkan terjadinya infeksi dan berkembang di organ hati.
“Dari hati parasit akan masuk ke aliran darah dan akan memanfaatkan sel darah merah untuk berkembang biak. Maka itu kami selalu mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan,” terangnya.
Selanjutnya, kata dia, gejala penyakit itu pada umumnya mengalami demam dan menggigil, sakit kepal, mual-mual, muntah, diare, terasa nyeri pada otot dan pegal-pegal.
“Jika ada keluarga atau kerabat yang merasakan gejala tersebut segera bawa kepuskesmas atau tempat pelayanan kesehatan agar dapat segera diberikan pengobatan sehingga bisa mencegah timbulnya malaria. Lebih baik mencegah dari pada mengobati,” tandasnya.(ant/rb)