Panitia Pilkades Batu Penyu Dianggap Tak Transpran

by -1 views

*Tiga Balon Kades yang Gagal, Minta Panitia Pilkades Dikaji Ulang

foto ABeltim

Ket foto : Ketiga Balon Kades yang gagal saat penjaringan Pilkades Batu Penyu Gantung, Ahmad Syafei dan Matsani, nampak sedang memperlihatkan berkas persyaratan yang dibutuhkan saat pendaftaran balon Pilkades Batu Penyu, Senin (21/3) kemarin.

MANGGAR – Tiga orang bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur tidak lolos penjaringan menganggap pihak panitia pemilihan kades (Pilkades), tidak transparan.Ketiga Balon Kades ini yaitu, Ahmad Syafei, Matsani, dan Ari Adriansyah. Mereka meminta panitia Pilkades tersebut untuk mengkaji ulang proses penjaringan kelima balon Kades yang dinyatakan lolos.Kelimanya berhasil lolos dari penjaringan 14 balon Kades yang mendaftarkan diri maju menjadi Kades di Desa Batu Penyu. Sedangkan sembilan orang lainya dinyatakan gagal. Menurut ketiga Balon yang gagal, saat penjaringan ditentukan oleh Panitia Pilkades. Mereka tetap masuk verifikasi dan bisa dinyatakan lolos.Ahmad Syafei balon mengatakan, semua prosedur dan persyaratan yang dimilikinya sudah masuk ke dalam kategori lolos sesuai dengan Perbup nomor 9 tahun 2016 tentang Pilkades.”Atas dasar itulah kami ber tiga meminta kepada panitia Pilkades Batu Panyu Kecamatan Gantung, untuk mengkaji ulang semua apa yang sudah tertera di Perbub no 9 tahun 2016 tentang Pilkades,” ungkap Ahmad didampingi Balon Matsani, kepada Belitong Ekspres, Senin (21/3) kemarin.Menurutnya pada Perbup tersebut mereka ingin mempertanyakan yang terdapat pada pasal 25 ayat 5, 6, dan 7, juga pada pasal 27 ayat 1, 2, 3 dan 5 serta pada pasal 30 ayat 2, 3, 4, 5, dan 6.Menengenai pasal itu, ia menambahkan sebelumnya sudah menyampaikan kepada Kepala BPMPD Beltim, akan tetapi hingga kini belum ada penyelesaian. Karena itu, ketiga orang ini akhirnya membuat surat pengajuan permohonan tertulis kepada DPRD Beltim, BPMPD Beltim, Camat Gantung, Kepala Desa Batu Penyu dan Ketua BPD Batu Penyu, sebagai bahan pertimbangan mereka.Kata dia, jika mengacu pada pasal di atas salah satunya pasal 30 ayat 1 yang berbunyi, dalam hal hasil penyaringan terdapat lebih 5 orang balon yang memenuhi syarat administrasi sebagai mana dimaksud dalam pasal 19 sampai dengan pasal 23, untuk menetapkan paling banyak 5 orang calon.“Nah selanjutnya dilakukan seleksi tambahan dengan menggunakan kriteria pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, dan juga masih di pasal 30 ayat 2 yang berbunyi, tahapan dalam melaksanakan seleksi tambahan dilakukan dengan 3 tahapan, di antaranya seleksi pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, seleksi pendidikan tertinggi, dan seleksi usia termuda,” terang Ahmad.Ahmad menganggap proses penyaringan itu tidak adil, dan tidak transfaran. Karena jika menganut pada Perbup di atas, maka ia dan rekannya juga masuk dalam kretaria yang dimaksud. Bahkan Ahmad menilai, ada Balon yang lolos masih di bawah kretaria mereka, yang terpaut masalah kretaria bekerja di lembaga pemerintahan, kretaria pendidikan dan kretaria usia.“Maka dari itu, saya Ahmad Syafei, Matsani dan juga Ari Adriansyah meminta kepada panitia Pilkades Batu Penyu Kecamatan Gantung, agar mengkaji ulang proses penjaringan tersebut,” tandas Ahmad. (feb)