Pantai Tanjungpendam Dibuka 1 Juli 2020, Pengunjung Harus Patuhi Protokol Kesehatan

by -
Pantai Tanjungpendam Dibuka 1 Juli 2020, Pengunjung Harus Patuhi Protokol Kesehatan
Petugas saat memeriksa pengunjung saat hendak masuk area Pantai Wisata Tanjungpendam.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Tak mematuhi protokol kesehatan, pengunjung dilarang masuk Pantai Wisata Tanjungpendam. Rencananya, tempat yang menjadi favorit warga Tanjungpandan ini kembali beroperasi (dibuka) Rabu 1 Juli 2020.

Sebelum beroperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung sudah melakukan simulasi penerapan kehidupan new normal di tempat pariwisata, Pantai Wisata Tanjungpendam, Sabtu dan Minggu.

Beberapa rangkaian kegiatan dilakukan Bupati dan jajarannya. Seperti menggelar pertunjukan kesenian tari yang ditampilkan sanggar budaya yang ada di Belitung, dan juga melakukan peninjauan di lokasi Pantai Wisata Tanjungpendam.

Dalam simulasi ini diperagakan tentang tata cara masuk Tanjungpendam. Seperti pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dan menggunakan masker. Untuk cuci tangan, pengelola menyediakan tempat. Yakni di samping pintu masuk Pantai Tanjungpendam.

Selain itu, Pemda Belitung juga mengatur tata cara penari saat tampil di setiap acara. Seperti memakai face Shield (pelindung wajah) dan juga jaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun sebelum mereka perform.

Bupati Belitung H Sahani Saleh mengatakan, pemerintah sudah siap menyambut new normal awal Juli mendatang. Khususnya pada saat membuka Pantai Wisata Tanjungpendam.

“Tanggal 1 Juli nanti kita akan buka Tanjungpendam. Masyarakat yang akan masuk ke Tanjungpendam, harus mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” kata pria yang akrab disapa Sanem.

Selain harus mentaati aturan yang sudah ditetapkan, masuk Tanjungpendam juga ada batasan. Namun hal itu akan segera dibahas. Seperti perhari berapa kuota masyarakat yang boleh masuk di Tanjungpemdam.

Namun saat ini yang sudah dibahas adalah pembatasan dalam menggelar even di Tanjungpendam. Seperti penataan kursi. Dijelaskan Sanem, untuk penataan kursi juga diberlakukan kepada penjual yang ada di Tanjungpendam.

“Bagi yang tidak mentaati aturan maka akan beri sanksi. Seperti pencabutan izin,” jelas Bupati Sanem didampingi Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan Sekda Kabupaten Belitung Hendra Caya.

Sementara itu Onwer Unique Resto Tanjungpendam Aly Satikin (Acoy) mengaku siap mentaati protokol kesehatan saat tempatnya kembali beroperasi. Namun saat ini ia masih meraba-raba untuk membuka kembali restonya.

Sebab, dia melihat kondisi perekonomian di Belitung belum pulih. Hal itu yang menjadi pertimbangan. Sebab dia harus membayar karyawannya dan memperkerjakan sesuai dengan jam yang ditentukan.

“Kami menyambut baik upaya pemerintah yang ingin mengembalikan perekonomian. Namun kita masih pikir-pikir untuk buka. Kalaupun kita buka, kami tetap mengikuti aturan dari pemerintah,” kata Acoy kepada Belitong Ekspres. (kin)

Editor: Yudiansyah