Panwaslu & KPU Mulai ‘Slek’

by -

//Gara-gara Undangan

KOBA – Gesekan-gesekan kecil dalam Pemilukada Bangka Tengah (Bateng) tahun 2015 ini mulai terjadi.         Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu) Kabupaten Bateng mengaku kecewa dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bateng.
Kekecewaan Panwaslu Kabupaten Bateng ini dipicu lantaran pihak KPU Kabupaten Bateng yang tidak mengundang dalam gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) berkaitan pemutakhiran data yang akan diisi dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan 1 (DPTb1) bagi seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di seluruh desa/kelurahan.
Kegiatan Bimtek itu sendiri sudah digelar pada pekan kemarin yang digelar selama 3 hari, dari tanggal 13-16 Oktober 2015, dimana dalam sehari PPS di dua kecamatan yang diberikan Bimtek
“Kita sangat menyayangkan pihak KPU Kabupaten Bateng yang tidak melibatkan kita dalam memberikan Bimtek bagi para PPS berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih yang akan dimasukkan dalam DPTb1. Mengapa kami (Panwaslu Bateng, red) sampai tidak dilibatkan. Kami sempat kecewa dengan hal ini,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Bateng, Anwar Effendi. SH kepada Babel Pos, Jum’at (16/10).
Diungkapkan Anwar, saat dipertanyakan pihaknya kepada KPU Kabupaten Bateng mengapa pihaknya tidak diundang, jawaban yang diberikan tidak memuaskan pihaknya. Pihak KPU Kabupaten Bateng berasalan tidak diundangnya Panwaslu Kabupaten Bateng dalam Bimtek tersebut karena disebabkan kekurangan dana.
“Sebenarnya, dana jangan menjadi persoalan. Tetapi, bagaimana kita meningkatkan kualitas kinerja para PPS ini. Karena sudah terbukti kinerja PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) dalam melakukan pemutakhiran DPT (Daftar Pemilih Tetap, red) kemarin tidak maksimal,”ungkapnya.
Pada dasarnya, ditegaskan Anwar pihaknya menginginkan pemutakhiran data pemilih ini benar-benar berjalan maksimal dan tidak setengah-setengah. Karena seringkali masalah data pemilih inimenjadi sorotan dan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kita ingin Pemilukada Bateng tahun 2015 ini berkualitas dan berjalan dengan baik. Makanya, kalau ada kekurangan, mari kita bersinergi bersama-sama untuk memperbaikinya,” ucapnya.
Jangan sampai katanya PPS dan KPPS yang bertugas di Bateng kurang pemahamannya tentang data pemilih. Sebab, nantinya bisa berimplikasi pada penyelenggaran Pemilukada Bateng tahun 2015 yang berkualitas. (obh)