Parah!! Oknum Polisi Menjambret?

by -

*Brigpol EK Meringkuk di Sel Tahanan Polres Beltim

 MANGGAR-Oknum anggota Polres Beltim berinisial EK terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi. Brigadir Polisi (Brigpol) ini, dijebloskan ke sel tahanan Polres Beltim karena dugaan melakukan tindak pidana penjambretan.

 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, Brigpol EK diduga menjambret tas seorang pengendara. Kejadian bermula ketika korban baru selesai melakukan transaksi di sebuah ATM bank, depan pusat perbelanjaan Asoka Manggar.

 

Saat meninggalkan ATM dengan sepeda motor, pelaku mulai mengikuti korban dan tiba-tiba merampas tas korban. Setela itu, tas yang diambil pelaku diacung-acungkan ke arah korban seolah mengajak bercanda. Namun korban yang merasa tidak mengenal pelaku justru merasa kaget dan berteriak jambret.

Sontak, teriakan korban membuat pelaku panik dan terburu-buru berusaha kabur. Naas bagi oknu polisi ini, karena panik justru terjatuh dari sepeda motornya. Sesaat kemudian, kerumunan warga mulai mendatangi pelaku dan mendaratkan beberapa pukulan.

Aksi ini tidak berlangsung lama, patroli polisi membubarkan warga dan membawa pelaku ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolres Beltim untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Kejadian berlangsung sekitar pukul 18.30 wib, Minggu (8/5) petang dan situasi lalu lintas padat.

Sementara itu, Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, S.Ik melalui Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP. Andi Purwanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolres juga memastikan pelaku adalah oknum anggota Polri.

“Ya benar ada kasus tersebut. Saat ini proses masih berjalan, korban sudah dimintai keterangan dan pelaku sudah kita amankan di sel tahanan Mapolres Beltim,” ungkap Kapolres kepada Belitong Ekspres, seusai mendengarkan laporan satuan dari pejabat Kapolres sebelumnya, Jum’at (13/5) di Mapolres Beltim.

AKBP. Nono juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir tindak pidana apapun termasuk yang melibatkan anggota Polri. Termasuk tidak akan menutupi kesalahan apalagi tindak pidana oleh anggotanya.

“Proses tetap berjalan dan pelaku tetap dikenakan pidana. Sambil proses berjalan, pelaku tetap dilakukan penahanan di jeruji besi sel tahanan Mapolres Beltim,” tegasnya memastikan. (feb)