Partai Final LIDI 2015

by -
????????????????????????????????????

Malut Bakal Duel dengan NTT

????????????????????????????????????
????????????????????????????????????

Pelatih Tim Malut, Arizona Hamadi nampak gembira dan merangkul rekannya usai, menaklukkan Tim Sumbar pada laga semifinal LIDI 2015 di Stadion Mini Kecamatan Damar, Rabu (19/8) kemarin.

DAMAR – Tim Maluku Utara (Malut) dan Tim Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya bertemu di partai final Liga Desa Indonesia (LIDI) 2015 Piala Menpora RI, pada Minggu (23/8) mendatang. Melajunya Tim Malut ke Final setelah berhasil mengandaskan Tim Sumbar pada laga semifinal di lapangan Stadion Mini Kecamatan Damar, Rabu (19/8) sore kemarin.

Tim Malut menang tipis dengan skor 1-0. Kemenangan itu berkat gol semata wayang yang disarangkan pemain depan Malut Marcel Albert (6), di menit 41 babak ke pertama.

Sementara pertandingan semifinal di lapangan Desa Mempayak, Kecamatan Damar, Tim NTT juga menang tipis 2-1 atas Tim Jabar.  Di babak kedua skor sempat imbang 1-0. Namun di babak pertambahan waktu 2×15 dewi fortuna berpihak ke Tim NTT yang menambah 1 gol.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 pun tak berubah. Kemenangan itu mengantarkan Tim NTT bertemu dengan Tim Malut di Partai Final LIDI 2015.

Kekalahan Tim Jabar dan Tim Sumbar memaksa kedunya harus bertemu di lapangan Stadion Utama Beltim, Sabtu (22/8) mendatang untuk memperebutkan juara 3 dan 4 LIDI 2015.

Usai pertandingan pelatih tim Malut, Arizona Hamadi bisa bernafas lega karena timnya lolos ke partai final. Ia berharap di final nanti para pemain Malut bisa tampil prima dan maksimal untuk memperebutkan Piala Menpora RI.

“Mudah mudah anak anak tidak merasa jenuh, semoga mereka bisa lebih enjoy nantinya, dan apalagi menghadapi partai puncak,” ungkap Arizona kepada Belitong Ekspres usai pertandingan kemarin.

Sementara itu pelatih tim Sumbar, Arjoni Mulia merasa kecewa timnya kalah tipis dengan tim Malut. Kekecewaan karena keputusan wasit dinilainya tidak fairplay dalam memimpin. Dalam pertandingan sudah jelas-jelas hand ball di kotak finalty lawan, tapi wasit terkesan tidak memberikan pelanggaran.

“Itulah yang kami anggap pada pertandingan ini sangat tidak fairplay. Dan untuk memberikan kartu saja, wasit nampaknya susah, apa mungkin udah patah baru pemain lawan diberikan kartu,” sesal Arjoni. (feb)

Hasil Pertandingan Rabu (19/8) kemarin :

Lapangan Desa Mempayak – Jabar (1) vs (2) NTT
Lapangan Stadion mini Damar – Malut (1) vs (0) Sumbar