Pasangan Pengantin Baru Asal Tanjungpandan Ditangkap Polisi Karena Kedapatan Bawa Sabu

by -
Pasangan Pengantin Baru Asal Tanjungpandan Ditangkap Polisi Karena Kedapatan Bawa Sabu
Tersangka IR dan WI saat diperiksa Sat Narkoba Polres Belitung, Senin (29/6).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – IR (35) dan WI (37), nampaknya harus menjalani bulan madunya di penjara. Sebab pasangan pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan siri ini ditangkap Tim Cobra Sat Narkoba Polres Belitung, di Jalan Jendral Sudirman, Perawas, Jumat (26/6) malam.

Kedua orang warga Kecamatan Tanjungpandan ini diamankan polisi lantaran terbukti memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu. Sekarang mereka masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Sat Narkoba Polres Belitung.

Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahaean mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya dugaan transaksi barang haram tersebut. Mendapat informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Saat dilakukan penyelidikan polisi melihat IR sedang mengambil barang di kawasan Air Saga. Setelah itu, dia langsung balik ke kediaman yang berada di Desa Perawas. Sebelum tiba di rumahnya, Tim Cobra lebih dulu menghentikan motor yang dikendarai keduanya (boncengan).

“Setelah itu kita lakukan penggeledahan. Di saku maupun di dompet IR tidak ditemukan barang bukti. Namun saat digeledah di tas WI, kami menemukan empat plastik kecil paket sabu dengan berat keseluruhan kurang lebih 3,5 gram,” kata AKP Hutahaean kepada Belitong Ekspres, Senin (29/6).

Setelah mendapat barang bukti (BB) tersebut, keduanya langsung digiring ke Mapolres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan juga dilakukan tes urine. Hasil tes tersebut, keduanya dinyatakan negatif.

“Hingga saat ini keduanya tidak mengakui barang tersebut miliknya. Namun dari rekam jejak IR dia pernah mengkonsumsi narkoba jenis ganja sintetis,” jelas AKP Naek Hutahaean.

Saat ini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

“Dasar-dasar penetapan tersangka, lantaran keduanya terbukti memiliki, mengusai dan menyimpan narkoba bukan jenis tanaman. Dan rencananya akan diedarkan,” pungkas Kasat Narkoba Polres Belitung.

Sementara itu, IR membantah barang tersebut miliknya. Katanya, sabu yang dimaksud ada milik rekannya yang berada di luar Belitung yang berinisial YG. Sebelum ditangkap, ia terlebih dahulu ditelepon YG.

“Dia menyuruh saya untuk mengambil barang di tempat yang ditentukan. Bahkan saya tidak tahu itu barang isinya apa. Pokoknya saya disuruh mengambil saja,” kata IR kepada Belitong Ekspres.

Setelah mendapat barang itu, dia kembali menelepon YG. Kata YG kepada IR, menunggu arahan selanjutnya. Yakni barang tersebut untuk dikirim kepada sang pemerima, yang diduga masih berada di Belitung.

“Setelah di telpon, lalu saya simpan barang (sabu) ini di tas istri saya. Akhirnya kami pulang. Untuk mengambil dan mengantar (transaksi) barang ini, saya dijanjikan bayaran Rp 100 ribu sekali antar,” tukasnya. (kin)

Editor: Yudiansyah