Pasar Inpres Diresmikan Menteri Akhir Bulan Ini

by -

TANJUNGPANDAN – Guna melakukan penataan kota di Tanjungpandan, sebagai salah satu kota Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Belitung akan merevitalisasi Pasar Inpres. Rencananya, pasar yang baru saja selesai dibangun ini akan diresmikan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI. Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belitung, Mula Samosir, Rabu (11/11) kemarin.

Peresmian pasar tradisional yang sudah dibangun ini akan dilangsungkan beberapa minggu ke depan. Namun, perlu dipastikan penghuni pasar yang lama dapat terlebih dahulu menempati lokasi yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah tersebut.

“Kita akan resmikan pasar tradisional yang sudah kita bangun. Pasar itu namanya pasar tradisional Berehun Tanjungpandan. Dan rencananya, akan diresmikan oleh menteri,”ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mengatakan segera mengedarkan pemberitahuan kepada para pedagang di pasar tradisional yang lama, untuk segera berbenah dan bersiap-siap menempati lokasi baru. Meski beberapa blok yang sudah tersedia ini diutamakan kepada pedagang lama namun diyakini masih dapat menampung pedagang yang baru akan memulai usahanya.

“Nantinya, pasar itu kita utamakan dulu pedagang yang berdagang di pasar inpres Tanjungpandan. Untuk itu, kita imbau para pedagang, 12-15 November mendaftarkan ulang ke koperasi. Dan pada tanggal 28 sudah harus menempati pasar tersebut,”urainya.

Hal ini, dilakukan guna merelokasi dan revitalisasi agar pasar lebih luas dan rapi selain menambah lapangan kerja ke masyarakat. Diyakini dengan adanya pasar ini, mampu menambah lapangan kerja baru, selain sebagai salah satu percontohan di Belitung ini.

“Ke depan agar lebih di tata lagi sektor ekonomi khususnya kepada para pedagang. Sekali-kali mengimbau untuk nanti berbenah bersiap-siap di pasar yang baru,”jelas Samosir.

Untuk pasar yang lama, pemerintah daerah merencanakan akan dibangun bangunan baru untuk penataan kota, selain untuk memperindah Tanjungpandan. “Ini upaya kita berbenah selangkah demi selangkah sebagai kota pariwisata. Di pasar itu nantinya, akan ditempati beberapa kios, sekitar 90-100 kios,”tutupnya. (ade)