Pasar Sembako Murah Depan Kantor Camat Manggar Hingga H-3 Lebaran

by -
Pasar Sembako Murah Depan Kantor Camat Manggar Hingga H-3 Lebaran
Foto Istimewa.

belitongekspres MANGGAR – Untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1442 H, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur (Beltim)  mulai menggelar pasar murah.

“Pasar Murah ini untuk mengantisipasi sekaligus mengendalikan kenaikan harga khususnya bahan pokok selama bulan Ramadan,” kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim, Tri Jaka.

Pasar murah yang mulai digelar di depan Kantor Camat Manggar, Jumat (23/4) kemarin, disambut antusias oleh warga. Tak butuh waktu lama, semuanya semua langsung ludes terjual.

Diungkapkan Tri Jaka, adanya antusias warga masyarakat, pihaknya akan menggelar Pasar Murah selama bulan ramadan sebanyak seminggu sekali. Di pasar murah ini selain sembako, juga menjual produk hortikultura  dan produk tanaman perkebunan.

Adapun sebanyak 2,5 ton beras Danau Nujau dijual di pasar murah ini. Untuk beras merah Rp65ribu per 5 kg, beras biasa Rp50 ribu per 5 kg, minyak goreng dan gula Rp12.500/kg, gula merah Rp15.000/bungkus, madu teran Rp120ribu/botol, tomat Rp6.000/kg, cabe Rp55.000/kg.

“Pasar murah kita gelar seminggu sekali selama ramadan dan seminggu sebelum lebaran akan digelar setiap hari sampai dengan H-3. Kita lakukan ini karena antusias dan permintaan warga,” katanya.

Menurut dia, harga kebutuhan pokok biasanya akan mengalami kenaikan pada  saat Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H. Tentunya hal ini menjadi perhatian karena kenaikannya berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kita menjual sembako dan produk-produk lokal karena dengan produk lokal kita dapat memberikan rasa sehat kepada masyarakat. Produk yang dijual rata-rata berasal dari petani kita,” ujar Tri Jaka.

Dari pantauan di pasar murah tersebut, ratusan warga rata-rata ibu-ibu datang silih berganti untuk membeli sembako. “Lumayan murah buat stok. Saya beli beras, minyak goreng, terigu, mentega dan menggale (singkong),” kata Fitri (40) warga Desa Lalang. (*)