Pasca Pelantikan, Para PNS Bingung Dimana Kantornya

by -
Bupati Belitm Yuslih Ihza
beltim-edisi-05-januari-2017-yuslih
Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE.

MANGGAR – Pengukuhan dan pelantikan pejabat di eselon berdasarkan SOTK sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Selasa (3/1). Namun, keesokan harinya Rabu (4/1) kemarin ‎sempat membuat beberapa PNS yang masih bingung akan penempatan dan keberadaan kantor mereka.

Salah satunya keberadaan Kantor ‎Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Beltim yang hingga kini belum disiapkan akan dimana ditempatkan. Hal ini juga dibenarkan oleh Sekdin Dinas Perhubungan (Plt Kepala Dishub) Beltim yang baru saja dilantik, Amirudin,S.Ag kepada Belitong Ekspres, Rabu (4/1) kemarin.

“Yah sempat dipertanyakan kantor Kominfo dimana, karena sebelumnya mereka juga minta kantor Kominfo agar berada di kantor Dishub Beltim saat ini. Tapi itu masih akan dibahas kembali bagaimana nya nanti,” ungkap Plt Dishub Beltim, Amirudin, Rabu (4/1) kemarin.

Begitu juga para pejabat yang baru dilantik lainnya terlihat ada beberapa yang mendatangi Kantor Bupati Beltim untuk berkoordinasi terkait tugas pokok dan fungsi jabatan yang diamanahkan.

Salah satunya Ikhwan Fahrozi yang baru dilantik menjadi Asisten I bidang Pemerintahan dan sosial yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemdes Beltim terlihat mendatangi Kantor Bupati Beltim.

“Kita harus cepat beradaptasi terhadap tugas-tugas yang baru dan dengan internal kantor. Dengan kita memahami itu semua bisa cepat berjalan,” papar Ikhwan.

Demikian juga di Bagian Humas dan Protokol Setda Beltim yang pada tahun 2017 dihapuskan. Para pegawainya terlihat sudah sibuk membereskan semua barang-barangnya untuk segera pindah. Meski hingga saat ini belum tahu dimana kantornya.

Sementara itu Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE tidak membantah bahwa ada kebingungan para PNS pasca pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon berdasarkan SOTK OPD terbaru, Selasa (3/1) lalu. Bupati mengatakan, pihaknya sedang mengatasi kebingungan itu secepatnya.

“Tadi pagi sudah ada rapat oleh Pak Sekda, termasuk (Membahas) itu juga. Saya mau itu segera diselesaikan, karena masih ada beberapa SKPD yang belum ada kantornya,” ujar Yuslih kepada wartawan, Rabu (4/1) kemarin.

Yuslih menyampaikan kebingungan keberadaan kantor itu setidaknya dialami Diskominfo Beltim. Sekadar diketahui, SKPD ini sebelumnya adalah bidang pada Dishub Beltim. Sedangkan Kominfo kini telah berdiri sebagai SKPD tersendiri.

“Pak Hartoyo (Kadiskominfo Beltim) juga sempat mempertanyakan kantornya di mana. Bukan hanya itu, ada juga termasuk persoalan fasilitas mobil dinas. Dan Saya sudah sampaikan kepada Sekda supaya itu semua diatur. Saya tidak intervensi hal-hal teknis seperti itu. Masih dirapatkan dan Saya minta diselesaikan secepatnya,” sebut Yuslih.

Yuslih menekankan, meski segala sesuatunya sedang dipersiapkan, pelayanan publik di SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap bertugas seperti biasa.

Karena itu Bupati meminta para PNS lebih mendahulukan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta itu jangan sampai terganggu. Pejabat yang sudah dilantik kemarin punya tanggungjawab untuk itu. Terutama yang sangat bersentuhan dengan masyarakat umum, seperti halnya Rumah Sakit,” harapnya.

Menurut Yuslih, ‎Pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon II hingga IV, Selasa (3/1) lalu mesti dipahami sebagai pengukuhan pejabat setingkat. Maksudnya adalah pejabat yang telah ada sebelumnya itu dikukuhkan kembali. Rotasi terjadi menyesuaikan ketentuan SOTK OPD terbaru.

“Tapi memang ada jabatan yang kosong. Itu mau tak mau di Plt kan dulu. Biasanya Plt nya Sekretaris Dinas. Nantinya mungkin akan dilelang, Kemudian ada juga kemungkinan Job Fit (Definitif) Intinya kami ikuti sesuai ketentuan-ketentuan dan prosedur. Pejabat yang ada sekarang itu juga tetap kami evaluasi, Saya bilang kemarin selambat-lambatnya tiga bulan akan Saya evaluasi kembali,” tandas Yuslih.

(feb)