Pasien Anak di RSUD Beltim Sempat Terlantar Berjam-Jam

by -
Pasien Anak RSUD Beltim terlantar
Pasien Anak di RSUD Beltim Sempat Terlantar
Suasana para pasien didampingi orang tuanya menunggu di ruang tunggu Poli Anak RSUD Beltim, Jumat (30/8) kemarin.

Tunggu dokter dari Pagi Sampai Siang
Direktur RSUD Akui Kekurangan dokter

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pelayanan RSUD Beltim Jumat (30/8) kemarin, mendapat keluhan dari para pasien. Pasalnya, seluruh pasien terpaksa harus menunggu berjam-jam di ruang tunggu Poli Anak rumah sakit kawasan Kompleks Perkantoran Pemda Beltim tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, para pasien mengaku sudah mendaftar sejak pagi hari. Kemudian mereka menunggu dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, namun tak kunjung dipanggil untuk mendapat pelayanan.

Seperti diungkapkan Umar, salah satu orang tua pasien. Dia mengatakan, sudah mendaftar sejak pukul 08.00 WIB, akan tetapi hingga pukul 11.00 WIB tak kunjung menerima panggilan. “Katanya dokter belum datang, dari pagi kami menunggu di sini tak ada kejelasan,” ucap Umar kepada Belitong Ekspres, Jumat (30/8) siang.

Sama halnya yang dialami pasien-pasien lain. Pera, orang tua dari pasien bayi prematur usia 3 minggu datang jauh-jauh dari Desa Jangkang sejak pagi. Dia juga mengalami nasib yang sama, tak kunjung ada kejelasan. “Dari pagi nunggu, dak jelas pak. Kami menggendongnya sejak pagi, kasian kan die (bayinya),” sesal Pera.

Tak hanya Umar dan Vera, jawaban senada juga disampaikan oleh pasien-pasien lainnya saat dikonformasi oleh Belitong Ekspres. Penasaran dengan kondisi dan situasi yang terjadi, Belitong Ekspres mencoba mengecek dan bertanya pada salah satu pegawai RSUD.

Salah pegawai RSUD Beltim yang tidak ingin disebutkan namanya ini, menginformasikan bahwasannya ada dokter yang bertugas, tetapi sedang sibuk di ruang lain. “Dokter anak cuma sendiri, beliau sibuk di situ,” ungkap pegawai berinisial NH di depan Poli Anak.

Keluhan atas pelayanan pasien di RSUD mendapat tanggapan dan sorotan dari salah satu aktifis Beltim, M Nur Masase. Pria yang akrab disapa M Nur ini menyesalkan pola pelayanan yang terjadi di Poli Anak RSUD Beltim tersebut.

“Dokter katanya ada, tapi kok sampai jam segini (11.00 WIB) belum datang. Rumah sakit nih ciptakanlah pelayanan yang baik buat masyarakat, itu harapan kita,” katanya kepada Belitong Ekspres di ruang tunggu Poli Anak RSUD Beltim, Jumat (30/8).

Dia juga berang, pasalnya pasien tidak diberikan kepastian dalam menunggu panggilan pemeriksaan. “Mereka menunggu dari pukul 8.00 WIB, dan ini sudah pukul 11.00 WIB lewat, bahkan hampir pukul 12.00 WIB. Kurang lebih 4 jam menunggu namun tidak ada kepastian, hanya ngomong ada, ada, dan ada,” sesal M Nur.

Seharusnya kata M Nur, jika memang dokter tidak ada, sebaiknya pasang pengumuman di ruang tunggu, sehingga pasien ada kepastian. “Kalau memang tidak ada, tulis di situ, dokter tidak ada. Jadi pasien itu tidak menunggu terlalu lama,” tandas M Nur seraya menunjuk ke arah pintu poli Anak RSUD Beltim.

Menanggapi keluhan dari para pasien di Poli Anak, Direktur RSUD Beltim dr Cahyo mengatakan, hal itu dikarenakan kurangnya tenaga dokter. Ditambah lagi, komunikasi juga kurang dari manajemen pelayanan, sehingga pasien lama menunggu.

“Dan, dak diberi tahu dokter kemungkinan datang bang. Ditambah hari ini, hari Jumat pendek. Tapi hari ini mual (iya) dilayani sampai selesai. Dokter agik visitie di ruangan anak dan perinatologi. Kemaren pasien anak ade 4, bayi 7 orang, ade operasi juga,” jelas dr Cahyo melalui pesan WhatsApp kepada Belitong Ekspres. (dny)