Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Sehari 15 Terpapar Didominasi Warga Tanjungpandan

by -
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Sehari 15 Terpapar Didominasi Warga Tanjungpandan
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Belitung terus bertambah. Per Kamis (17/12) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung menyampaikan penambahan sebanyak 15 pasien positif Covid-19.

KE-15 pasien tersebut yaitu pasien 3270 inisial VT perempuan (28), pasien 3273 inisial LA perempuan (24), pasien 3288 inisial ER laki-laki (6), pasien 3290 inisial DA perempuan (22), pasien 3291 inisial SH perempuan (35), dan pasien 3300 inisial IN perempuan (15).

Kemudian pasien 3303 inisial FD perempuan (45), pasien 3470 inisial IK Perempuan (24), pasien 3487 inisial SR perempuan (69) dan pasien 3506 inisial IR perempuan (38). Selanjutnya pasien 3513 inisial SW laki-laki (47), pasien 3762 inisial PK perempuan (62), pasien 3766 inisial SA perempuan (56) dan pasien 3767 inisial DR perempuan (46) serta pasien 3843 inisial JN laki-laki (26).

“Hari ini kembali diinformasikan 15 pasien positif berdasarkan data dari Laboratorium Biomedis RSUD dr H Marsidi Judono dan Labkesda Provinsi Babel,” kata H. Sahani Saleh, S.Sos selaku Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dalam keterangan tertulisnya.

Pasien 3270 adalah perempuan, pekerjaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kontak dari pasien 3182. Pasien ini beralamat di Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan.

Pasien 3273 adalah perempuan, pekerjaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tanjungpandan, kontak dari pasien 3182. Pasien ini juga beralamat di Kelurahan Kota. “Kedua pasien di atas merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung,” terang Bupati yang karib disapa Sanem itu.

Dikatakan Sanem pasien dengan nomor ID 3288 adalah laki-laki, pelajar SD Negeri 23 Tanjungpandan, anak dari pasien 3176. Alamatnya di Desa Air Saga Kecamatan Tanjungpandan. “Pasien ini tanpa gejala menjalani karantina mandiri,” ujarnya.

Selanjutnya, pasien 3290 adalah perempuan, pekerjaan mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogjakarta yang sedang magang di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Belitung, anak dari pasien 3178. Pasien yang beralamat di Kelurahan Pangkal Lalang ini, tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Kemudian pasien 3291 adalah perempuan, pekerjaan Tenaga Tata Usaha di SD Negeri 42 Tanjungpandan, anak dari pasien 3178, yang beralamat di Kelurahan Pangkal Lalang. Pasien merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3300 adalah perempuan, pelajar SMP Negeri 7 Tanjungpandan Kabupaten Belitung, anak dari pasien 3073, yang beralamat di Kelurahan Pangkal Lalang. Pasien ini merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina mandiri.

Untuk pasien 3303 adalah perempuan pekerjaan PNS di Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 2 Belitung, pelaku perjalanan dari Pangkalpinang. Alamatnya di Kelurahan Paal Satu Kecamatan Tanjungpandan dan merupakan pasien tanpa gejala, yang masih menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3470 adalah perempuan, pekerjaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tanjungpandan, kontak dari pasien 3182, yang beralamat di Kelurahan Kampong Damai. Pasien ini merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3487 adalah perempuan, pekerjaan Ibu Rumah Tangga istri dari pasien 3467, yang beralamat di Kelurahan Tanjungpendam Kecamatan Tanjungpandan. Pasien ini merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3506 adalah perempuan, pekerjaan Ibu Rumah Tangga istri dari pasien 3179, beralamat di Desa Dukong Kecamatan Tanjungpandan merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3513 adalah laki-laki, pekerjaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Tanjungpandan Belitung, kontak dari pasien 3182, yang beralamat di Kelurahan Pangkal Lalang. Pasien ini merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung.

Pasien 3762 adalah perempuan, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, beralamat di Desa Aik Pelempang Jaya Kecamatan Tanjungpandan. Pasien ini merupakan pasien dengan gejala sedang, dan masih menjalani perawatan di RSUD dr H Marsidi Judono.

Pasien 3766 adalah perempuan, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, yang beralamat di Desa Perawas Kecamatan Tanjungpandan. Pasien merupakan pasien dengan gejala sedang, dan masih menjalani perawatan di RSUD.

Pasien 3737 adalah perempuan, pekerjaan sebagai Tenaga Kesehatan di Klinik Bakti Timah Belitung, yang beralamat di Kelurahan Kota. Pasien merupakan pasien dengan gejala ringan sekarang sedang menjalani karantina di SKB Belitung.

“Pasien ke 15 dengan nomor ID 3843 adalah laki-laki pekerjaan Anggota Polri (BRIMOB), suami dari pasien 3190, yang beralamat di Desa Cerucuk Kecamatan Badau. Pasien ini merupakan pasien tanpa gejala dan menjalani karantina di SKB Belitung,” terang Sanem.

Sanem menyampaikan, secara keseluruhan pasien positif covid-19 di Belitung tercatat 237 orang dan 188 diantaranya sudah selesai menjalankan isolasi atau karantina. Untuk jumlah seluruh kasus positif yang masih dikarantina sekarang tinggal 41 orang, terdiri 18 orang diantaranya melakukan perawatan di RSUD Belitung.

“Untuk 16 orang lainnya melakukan isolasi di SKB dan 7 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. Sedangkan jumlah kasus yang selesai dikarantina hari ini ada 2 orang. Sementara jumlah seluruh kasus yang meninggal ada 8 orang,” tandas Sanem.

26 Warga Beltim Sembuh

Sementara itu, berdasarkan Data Pusat Informasi Perkembangan Kasus Covid-19 Kabupaten Belitung Timur (Beltim), mencatat 26 pasien sudah dinyatakan sembuh dari virus corona jenis baru tersebut.

Pada Kamis kemarin, tercatat 27 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, dengan rincian 26 orang sembuh dan satu pasien masih dalam perawatan. Hingga saat ini, 16 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13 warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) terkait dengan kasus corona.

Sedangkan 602 berstatus orang dengan risiko (ODR) dan 800 berstatus orang tanpa gejala (OTG). Sebanyak 602 orang dengan risiko tersebut sudah mengikuti proses isolasi mandiri dan tetap dalam pengawasan tim medis. 800 OTG dengan rincian 651 sudah selesai proses pemantauan dan 68 dalam proses pemantauan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Ikhwan Fahrozi mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan penelusuran terhadap warga yang berpotensi pernah kontak langsung dengan pasien positif virus corona.

“‘Rapid test’ (tes cepat) dan tes usap PCR masal juga terus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” ujarnya.

Ia mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Adaptasi kebiasaan baru kita harus mengubah pola hidup sehat dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. (dod/ant)