Pasien Positif 0931 Pernah Kunjungi Kelapa Kampit dan Damar, Ini Langkah yang Dilakukan GTPPC Beltim

by -
Pasien Positif 0931 Pernah Kunjungi Kelapa Kampit dan Gantung, Ini Langkah yang Dilakukan GTPPC Beltim
Juru Bicara GTPPC Beltim Supeni.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Penyebaran kasus Covid-19 dari cluster transmisi lokal dikhawatirkan bakal bertambah di Pulau Belitung. Kekhawatiran itu muncul sejak pasien positif 0931 diketahui pernah bertugas mengunjungi Pasar Tanjungpandan Kabupaten Belitung dan Kabupaten Beltim.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Beltim Supeni membenarkan satu pasien positif pernah melakukan tugas dinas di wilayah Kabupaten Beltim sekitar akhir bulan April lalu. Saat itu, pasien 0931 melakukan kunjungan di Kecamatan Kelapa Kampit dan Damar.

“Pasien 0931 tidak pernah melakukan kunjungan ke kecamatan lain selain dua kecamatan tersebut,” ujar Supeni kepada wartawan, Rabu (27/5).

Maka dari itu, langkah yang sudah diambil tim surveilens Dinas Kesehatan Beltim adalah melakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan yang bersangkutan.

“Jadi sudah kami lakukan tracking, ada sebanyak tujuh orang yang diduga pernah melakukan kontak dengan pasien 0931 dan hasil rapid test-nya semua non reaktif,” ujar Supeni.

Tak sampai di situ, menurut Mak Pen sapaan akrabnya, terkait pasien cluster 0921 dan 0923 juga telah dilakukan tracking kepada siapa saja yang pernah melakukan kontak langsung. Total ada sebanyak tujuh orang dan semuanya setelah dilakukan rapid test hasilnya non reaktif.

“Sedangkan yang diduga pernah kontak denganĀ  pasien 0965 ada dua orang yang telah dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif juga,” terangnya.

Menurutnya, Gugus Percepatan Kabupaten Beltim saat ini terus mengumpulkan informasi siapa saja warga Beltim yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif dengan melanjutkan tracking.

Dia menyatakan, Kabupaten Beltim yang berada di Pulau Belitung memiliki jarak tempuh yang cukup dekat sehingga tidak menutup kemungkinan pasien positif pernah melakukan kontak dengan pasien positif yang ada di Belitung saat ini.

Mak Pen juga membantah jika ada kabar yang menyebutkan ada penjemputan pasien oleh petugas dan dibawa langsung ke Tanjungpandan. Sebab bila itu terjadi, Gugus Tugas Kabupaten Beltim pasti lebih awal mengetahui.

“Intinya kami mengimbau pada masyarakat jangan terlalu percaya dan panik terhadap kabar yang belum tentu kebenarannya. Tetap waspada dan melakukan protokol kesehatan covid,” tegasnya.

Menurutnya apabila masyarakat mengetahui atau melihat petugas melakukan tracking mendatangi rumah seseorang, belum tentu orang yang didatangi tersebut positif.

“Gunanya tim kesehatan melakukan tracking kan untuk mempercepat memutus mata rantai penularan, namun asumsi dan konotasinya beredar kabar orang yang kami datangi positif padahal tidak demikian,” pungkasnya. (msi)

Editor: Yudiansyah