Pasien Positif Corona di Belitung Membaik, yang Pernah Kontak Diminta Melapor

by -
Pasien Positif Corona di Belitung Membaik, yang Pernah Kontak Diminta Melapor
Direktur RSUD dr H Marsidi Judono dr Hendra SpAn.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kondisi pasien nomor 034 yang diumumkan positif terjangkit virus corona (Covid-19), mulai membaik. Pasien laki-laki yang diketahui adalah Kepala BNNK Belitung DK (54) kondisinya sekarang juga sudah stabil.

“Kemarin diperiksa langsung, kondisinya sadar dan beraktivitas normal,” kata Direktur RSUD dr H Marsidi Judono dr Hendra SpAn saat ditemui Belitong Ekspres, di rumah sakit, Selasa (31/03) siang kemarin.

Pasien 34 yang merupakan pimpinan instansi vertikal tersebut, masih beraktivitas secara normal. Hasil pemeriksaan kemarin, tekanan darah tergolong normal, laju jantung normal, dan termasuk BAB kondisi lancar, obat-obat diberikan makan juga habis.

“Secara umum dia kondisi baik. Kemudian dua hari lagi kami akan periksa lagi, untuk mengetahui apakah yang bersangkutan masih positif atau negatif,” jelasnya.

Dokter Hendra menambahkan, pemeriksaan akan dilakukan secara terus menerus, setiap dua hari sekali. Apabila hasil rapid test menunjukan negatif dalam dua kali berturut-turut pemeriksaan kedepan, maka pasien dinyatakan sembuh.

“Setelah kami atasi dan lakukan penanganan akhir dinyatakan sembuh dulu, nanti akan kita kasih tahu baru kami pulangkan. Tapi tetap harus dua kali lagi pemeriksaan dan hasilnya harus negatif dua kali berurut – turut,” terangnya.

Selain itu, tim kesehatan masih terus melakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien nomor 34 tersebut selama 14 hari belakangan. Dia berharap, agar orang-orang yang pernah melakukan kontak untuk segera melapor ke RSUD atau posko gugus tugas covid-19.

“Ini juga ada beberapa orang yang belum kami periksa dan kami mohon kesadarannya yang pernah kontak dengan pasien ini, untuk melakukan pemeriksaan. Ya memang terkadang mereka takut positif, karena sekali positif dia akan diisolasi,” papar dr Hendra.

Dia menyebutkan yang sudah ditracking sebanyak 22 orang dengan hasil rapid test negatif. Namun hari ini akan ada pemeriksaan lagi terhadap tiga orang yang diduga pernah kontak dengan pasien tersebut.

“Sekarang 22 orang, kemungkinan akan tambah 3 orang ditracking. Untuk pelajar yang pernah magang di kantor tersebut sudah ditracking, dan ternyata mereka tidak pernah kontak dengan pasien ini selama 14 hari belakang. Soalnya mereka diliburkan. Jadi mereka berada di kantor itu sudah lama sekali sebelum pasien ini pergi ke local transmission itu,” pungkasnya. (dod)

Editor: Yudiansyah