Pasien Positif Meninggal, Warga Desa Baru Manggar Akan Diswab Massal

by -
Pasien Positif Meninggal, Warga Desa Baru Manggar Akan Diswab Massal
Suasana pemakaman jenazah warga Desa Baru DA di TPU Desa Baru, Rabu (17/2) siang kemarin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Salah seorang warga Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) DA (42) yang diduga terpapar Covid-19, meninggal dunia. Pasien meninggal sesaat setelah dilarikan ke Puskesmas Manggar, Rabu (17/2).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Beltim Supeni menjelaskan, awalnya ia mendapatkan informasi itu dari pihak Puskesmas Manggar.

“Kami mendapat laporan dari dokter Farah ada pasien masuk, meninggal dengan gejala yang mengarah ke Covid. Ada batuk, sesak. Langsung aku menghubungi Ibu Herlina (Ketua Tim Surveyland) kita mengambil keputusan untuk melakukan swab, hasilnya positif,” ungkap Supeni kepada Belitong Ekspres.

Melihat hasil swab antigen terhadap jenazah positif lanjut Supeni, akhirnya Satgas Covid Beltim mengambil keputusan untuk pemulasaran secara protokol kesehatan. “Jadi dihubungi lah BPBD, kepolisian, dan TNI mendampingi. Selain itu tim dari rumah sakit langsung meluncur ke Puskesmas Manggar, diselesaikan di Puskesmas Manggar untuk menghindari kontak lebih banyak,” ujar Supeni.

Swab Massal di Desa Baru

Sementara itu, Ketua Tim Surveyland Satgas covid-19 Beltim, Herlina menyebutkan akan dilakukan swab massal terhadap warga sekitar tempat tinggal korban, di Desa Baru, Kecamatan Manggar.

“Awal kami datang kondisi pasien sudah meninggal, beliau ada riwayat tiga hari sakit, kemudian memang ada sesak nafas. Setelah dia meninggal kita adakan evaluasi bersama keluarga. Alhamdulillah keluarganya kooperatif mau si istrinya dilakukan Swab,” ujarny.

“Lalu kita lakukan swab antigen, dan antigennya positif. Karena antigennya positif, otomatis keluarga yang mendampingi, yang terdekat dengan beliau harus kita lakukan swab antigen,” imbuh Herlina.

Setelah swab terhadap keluarga terdekat, diketahui 2 orang keluarganya, yaitu suami dan saudara pasien positif antigen. Jadi, kata Herlina, mau tidak mau harus melakukan protokol kesehatan. Sehingga, 2 hari yang akan datang Tim Satgas Covid-19 Beltim akan melakukan swab massal di Desa Baru.

“Kemudian kita akan ke sana lagi, akan berkoordinasi dengan desa untuk minta bantuan desa, jadi akan dilakukan tracking massal di desa itu, untuk daerah sana. Jadi daerah sana (Desa Baru) sementara kita isolasi dulu, yang pas daerah beliau itu (Baru tengah) jadi kita akan lakukan swab antigen. karena kita lihat ibu ini sudah demam 3 hari, kemungkinan banyak keluarga yang berkunjung atau kerabat lain yang berkunjung, itu yang kita takutkan,” tandasnya.

Dia menambahkan, awalnya pasien memiliki riwayat demam tinggi selama 3 hari, sesak nafas dan batuk. Melihat kondisi pasien yang tak sadarkan diri, akhirnya oleh pihak keluarga dilarikan ke Puskesmas Manggar, Rabu (17/2) pukul 07.25 WIB. Namun pasien tidak bisa tertolong, sekitar pukul 07. 35 WIB meninggal dunia.

Korban dimakamkan di TPU Desa Baru. Seluruh proses, hingga pemakaman jenazah selesai pada pukul 11.00 WIB. Proses penguburan dikawal oleh tim Satgas Covid-19 Beltim, Polisi dan TNI. Segala kelengkapan termasuk peti jenazah disiapkan oleh BPBD Beltim. Pihak keluarga juga ikut dalam pemakaman korban. (dny)