Pawai Pembangunan Belitung Jadi Karnaval Kemerdekaan

by -

Rute Karnaval Berubah ke Jenderal Sudirman

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDANPawai Pembangunan di Kabupaten Belitung yang setiap tahun digelar sebagai peringatan Dirgahayu Republik Indonesia, berubah nama menjadi Karnaval Kemerdekaan. Selain nama, rutenya pun berubah.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Karya, selaku Ketua Panitia HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) Kabupaten Belitung saat ditemui Belitong Ekspres, Rabu (14/08) kemarin. Alasan perubahan nama ini, kata Karya disampaikan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, dalam audiensi dengan pihaknya belum lama ini.

“Tahun ini kita beda dari tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan kita audiensi dengan Wakil Bupati pada Bulan Mei. Beliau ingin ada suatu perubahan. Jadi, nama kegiatan ini bukan lagi Pawai Pembangunan, tetapi Karnaval Kemerdekaan,” jelas Karya.

Pawai Pembangunan di Belitung
Pawai Pembangunan di Belitung tahun 2018, Dok/BE.

Lebih lanjut dijelaskan Karya, Wabup Isyak menginginkan Pawai atau Karnaval tersebut juga menjadi totonan para turis dari luar Pulau Belitung. “Jadi Beliau mengadopsi suatu pemikiran, pihak-pihak hotel dilibatkan juga untuk menyediakan space-space untuk penonton. Tapi itu di luar kapasitas serta tidak menyangkut kegiatan-kegiatan Dispora, dan kita sebagai penyelenggara karnaval kegiatannya saja,” katanya.

Adapun penetapan ruas Jalan Jenderal Sudirman itu, menurut Karya mengingat jalan tersebut lebih lebar dan memiliki dua jalur. Karena berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, dengan jumlah penonton yang membludak, sedikit banyak mengganggu kegiatan karnaval.

“Start tetap di Kantor Bupati. Kita tentukan juga beberapa titik kumpul. Titik kumpul mobil hias berada di sepanjang Jalan Gajah Mada, kemudian sepanjang Jalan Aik Ketekok untuk motor hias. Selanjutnya dari simpang Jalan A. Yani hingga ke bawah untuk pejalan kaki. Khusus drum band tetap di halaman Kantor Bupati,” paparnya.

Karya melanjutkan, untuk panggung kehormatan akan berada di depan Kolong Keramik. Hal ini mengingat di posisi tersebut cukup luas, sehingga mempermudahkan peserta yang ingin menampilkan atraksi. Sedangkan untuk finish-nya, seluruh kendaraan berakhir di Halaman Gedung Nasional, dan pejalan kaki melanjutkan sampai di area Pantai Wisata Tanjung Pendam. Namun Khusus untuk TK, masih akan dievaluasi titik finish-nya.