Pedagang Kambing Bermunculan

by -

*Jelang  Momen Idul Adha, Tak Berani Stok Banyak

 

Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420

Foto A: ade/be
Pedagang kambing musiman yang mangkal di salah satu jalan di Tanjungpandan.

TANJUNGPANDAN – Jelang Idul Adha 1436 Hijriah, penjual kambing qurban bermunculan di pinggiran sejumlah titik jalan Kota Tanjungpandan. Salah satunya Rusli warga di Jalan Sijuk Kampong Ujong.

Setiap jelang Idul Adha, ia pasti membuka lapak. Kambing yang ia juga kambing dari Madura dan Lampung. Sudah cukup lama ia menekuni profesi ini. Sehari-hari ia jualan kambing di rumah, tidak dipinggir jalan.  “La sudah belasan tahun jualan kambing. Dari agik bujangan dulu,” kata Rusli sambil duduk menunggu pembeli.

Untungnya setiap tahun lumayan. Harga kambing ia jual mulai dari 2,5 juta hingga lima juta per ekor tergantung bobot kambing.  Tahun ini ia menyetok 50 ekor kambing. Pengalaman tahun sebelumnya stok segitu biasanya habis. Terkadang ia mampu menjual hingga 80 kambing. Namun tahun ia belum berani menyetok terlalu banyak. Ia takut kondisi ekonomi, semua barang naik, kambingnya tidak laku.

“Ekonomi sekarang agak susah. Kalau cuma mengandalkan sahang, ndak semua orang. Lain dengan timah semua kena imbasnya,” ujarnya.

Tahun ini bertambah berat karena musim kemarau. Untuk memberi pakan kambing, ia terpaksa beli dengan harga Rp 75 ribu per keranjang. “Susah cari rumput sekarang musim kemarau,” tandasnya. (ade)