Pedagang KV Senang Keluhkan Atap Bocor

by -
Pedagang KV Senang Keluhkan Atap Bocor
Edy saat menunjuk lampu tempat dimana air biasanya keluar jika saat hujan, Selasa (10/12)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Beberapa pedagang yang mengontrak ruko di kawasan KV. Senang keluhkan tentang bocornya atap, Selasa (10/12/2019). Hal tersebut diutarakan oleh Edy, salah satu warga yang mengontrak ruko tersebut.

Menurutnya, dengan biaya kontrak mencapai Rp.34,3 juta per tahun, harusnya Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung khususnya Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja lebih menyervis di mana tempat yang ia kontrak.

“Kurang puas, bayar mahal servise tidak oke. Waktu hujan kemarin lantai dua ini penuh dengan air semuanya,” kata penjual Batu Satam tersebut, kepada belitongekspres.co.id, Selasa (10/12).

Ditambahkan Edy, menurutnya bangunan tersebut sudah pernah direnovasi di awal tahun 2019 lalu. Namun, katanya bukan makin bagus malah makin rusak.

“Awal tahun ini la sempat direnovasi. Namun bocornya makin parah setelah direnovasi ini. Sebelum renovasi cuma sedikit – sedikit bocornya,” jelasnya.

Lebih parahnya lagi, kata Edy, air yang sudah menumpuk di atas mengalir melewati lampu di mana listrik selalu menyala.

“Ini kan takutnya jadi konsleting yang menyebabkan kebakaran. Kalau sudah kebakaran ya semua ruko ini pasti kena dampaknya,” tegasnya.

Selain Edy, pemilik toko Remaja, Fery, juga mengeluhkan hal yang serupa. Namun, toko yang menjual baju dan celana tersebut bocornya tidak separah apa yang dialami oleh toko Edy.

“Aku juga sama bocor juga, tapi cuma dari pojokan itu, namun airnya tetap juga merembes dan mengucur ke lantai,” sebutnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Adnizar, mengatakan, saat ini tidak memiliki anggaran untuk renovasi tersebut, serta segala kerusakan kecil melimpahkan kepada orang yang mengontrak tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan di tahun 2020 mendatang akan dianggarkan untuk renovasi.

“Kalau yang kecil – kecil itu ditanggung sendiri oleh mereka yang mengontrak. Bersabarlah dulu, nanti jika ada ABT akan kami anggarkan karena ini juga bahaya mengingat adanya listrik,” jelasnya.

Editor: Bardian
Reporter: Faizal