Pegang Bokong Pelayan Rumah Makan

by -1 views

Pegawai Kejari Diamuk Massa

PANGKALPINANG – JO, pegawai di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang sempat diamuk massa, tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB. Hal ini lantaran ia nekat memegang bokong dan mencoba memegang payudara RA (29), salah satu pelayan di rumah makan di Jalan Jendral Sudirman.
Kepada Radar Bangka RA menceritakan awalnya JO berniat memesan makanan. Namun saat ditanya mau makan apa, bukannya memesan ia lantas memegang bokong. “Kaget saya tapi tidak saya perdulikan,” ceritanya. Namun, bukannya berhenti JO malah berusaha memegang payudara. “Saya tepis dan langsung lari ke ruang fitnes yang ada di lantai satu. Saya teriak minta tolong,” tambahnya.
Saat itulah kata RA, pengunjung fitnes dan warga langsung mendatangi rumah makan dan mengejar JO. “Dia sudah panik dan melarikan dir ke simpang empat lampu merah dan akhirnya diamankan warga,” ucapnya.
Saat ditanyakan masalah ini sudah sejauh mana, apakah dilaporkan oleh pihak ke pihak kepolisian, menurut RA dirinya berniat melaporkan kejadian tersebut. Tapi JO disebut-sebut gila. Sehingga ia mengurungkan niat itu. “Karena dia gila, kalau tidak saya ini berniat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian, yah saya tidak terimah lah di pegang-pegang begitu,” ujarnya.
Husen salah satu pengujung fitnes mengaku sempat melakukan pengejaran usai mendengar teriakan korbam. “Waktu itu kami sedang latihan. Saya kaget dilaporkan kejadian tersebut, mendengar laporan itu dirinya dan teman-temannya mengejar pelaku hingga dapat dan mengamankan ke rumah makan tersebut,” kata Husen. Diungkapkan Husen, saat dirinya dan beberapa rekannya mengamankan pelaku, kemudian rekan pelaku melerai kami dan mengatakan bahwa pelaku tidak waras. “Waktu saya kejar, itu rekan pelaku mendatangi kami dan mengatakan kalau pelaku gila otaknya. Kurang waras dan kami lepas. Hingga diamanakan polisi,” ucapnya.
Kajari Pangkalpinang Syamsudin saat mengaku permasalahan tersebut sudah selesai. “Joko lagi gangguin cewek dan masalahnya sudah selesai. JO orangnya tidak waras, dan saya tadi sempat menegurnya,” kata Kajari singkat. Sementara Kapolsek Taman Sari Kompol Nur Samsi mengaku karena korban tidak melapor maka pihaknya menganggap masalah ini sudah selesai.(ode)