Pelajar SMK Jadi “Bandar” Kratom, Tim Gabungan Amankan BB 2,4 Kg

by -
Pelajar SMK Jadi "Bandar" Kratom, Tim Gabungan Amankan BB 2,4 Kg
Pelajar SMK berinisial Al (18) warga Desa Keciput, diamankan karena kepemilikan 2,4 Kg Kratom.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sebanyak 2,4 Kg bubuk Kratom diamankan dari seorang pelajar SMK berinisial Al (18) warga Desa Keciput, Kecamatan Sijuk pada Rabu malam (16/6). Pelajar diringkus tim gabungan dari Satpol PP bersama Loka Pom, BNNK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Hadi mengatakan, menindaklanjuti adanya dari laporan masyarakat tim Gabungan kemudian menyisir tempat kediaman pelaku. Alhasil ditemukan bubuk Kratom tersebut yang disimpan di bawah bak plastik di rumahnya.

“Awalnya anggota kami sempat kewalahan mencari bubuk Kratom tersebut, namun berkat ketelitian petugas akhirnya barang itu bisa ditemukan barang bukti (BB) dengan jumlah seberat 2,4 kilogram,” jelas Abdul Hadi kepada Belitong Ekspres Kamis, (17/6).

Tak hanya itu petugas juga mengamankan obat batuk mextril sebanyak 13 strip atau 52 tablet yang diduga diperjualbelikan oleh bersangkutan tanpa adanya surat izin. “Obat tersebut merupakan jenis obat-obatan berlogo biru penjualannya tidak boleh dilakukan secara bebas oleh sebab itu barang-barang tersebut kita amankan,” katanya.

Dari hasil pendalaman pemeriksaan, pemuda berinisial Al (18) mengaku bahwa dirinya memesan barang tersebut dari Kalimantan secara online dan dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang yang ada di Belitong. “Bubuk Kratom tersebut Ia pesan secara online kemudian dia jual dengan harga Rp 20 ribu persatu klip,” terangnya.

Abdul Hadi menjelaskan, dengan adanya barang bukti itu maka pelaku tersebut dipastikan bersalah dan telah melanggar Perda Kabupaten Belitung Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Instruksi Gubernur Bangka Belitung Nomor 188.54/2/Dinkes/2017. “Setelah kami berikan pembinaan dan membuat surat pernyataan, yang bersangkutan kemudian kami serahkan ke BNNK Belitung untuk tidaklanjuti,” katanya.

Selain itu, di lokasi yang berbeda petugas gabungan juga berhasil mengamankan berbagai macam jenis obat-obatan di salah satu toko kelontong yang ada di Desa Batu Itam Kecamatan Sijuk.

“Di lokasi berbeda petugas juga mendapati obat-obatan yang tidak boleh dijual secara bebas untuk itu pemilik toko tersebut juga kita panggil ke Mako Satpol PP Belitung,” pungkasnya. (rez)