Pelaku Masih Diburu, Aksi Jambret di Belitung Meresahkan

by -
Pelaku Masih Diburu, Aksi Jambret di Belitung Meresahkan
Ilustrasi/dok Jawapos

belitongekspres.co,id, TANJUNGPANDAN – Warga berharap agar kasus jambret yang terjadi di Kabupaten Belitung, pekan lalu terkuak. Sebab adanya kasus tersebut meresahkan warga. Khususnya di kalangan kaum hawa.

Dari Informasi yang dihimpun, ada beberapa kali kasus penjambretan di Negeri Laskar Pelangi. Namun yang melaporkan secara resmi baru dua korban. Yakni Sri Yana warga Desa Selumar Sijuk, dan Sumarni, warga Padat Karya, Desa Air Merbau.

Kedua korban ini menjadi sasaran jambret pekan lalu didua lokasi berbeda. Sri Yana dijambret di Kawasan Air Seruk Sijuk, dan Sumarni di Padat Karya.

Tokoh masyarakat Belitung H. Muchtar Mutong (Tare) mengatakan, kasus jambret yang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat sudah sering terjadi di Belitung. Bahkan hampir setiap tahun ada kasus jambret.

“Di Belitung hampir setiap tahun saya memantau pasti ada. Namun skalanya tidak besar. Bahkan pelakunya yang mayoritas dari luar Belitung, sudah diamankan polisi,” kata H Tare, Minggu (20/9) kemarin.

Untuk kasus penjambretan kali ini, Tare belum bisa memastikan apakah pelakunya dari Belitung atau luar Belitung. Sebab pihak kepolisian belum menangkap pelaku yang masih berkeliaran tersebut.

Tare menjelaskan, diduga kuat alasan penjambret melakukan aksi kejahatan di Belitung lantaran kondisi keamanan kondusif. Untuk itu, dia meminta kepada Jajaran Polres Belitung agar segera menangkap pelaku jambret secepatnya. Dan menghukum sesuai perbuatannya.

“Untuk menjaga keamanan, bila perlu pihak kepolisian melakukan patroli setiap hari. Sehingga Belitung kembali aman dan kondusif,” pungkas Politikus PKB ini.

Di sisi lain, semenjak adanya jambret di Belitung, membuat sejumlah orang takut. Bahkan mereka khususnya wanita, tidak berani keluar rumah hingga larut malam. Hal itu yang diungkapkan Gadis asal Tanjungpandan Vanessa.

Wanita berjilbab ini mengaku sudah mendengar kabar adanya jambret di Belitung. Oleh karena itu, dia memilih mengajak temannya pada saat berpergian. Dan memilih melewati jalan ramai saat melintas.

Dengan adanya kasus ini, dia mengaku resah. Dan meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelakunya. “Ini merupakan perbuatan kriminal. Pelaku harus segera ditangkap,” katanya.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak Purba menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati. Khususnya pada saat melintas di jalan sepi.

Mengenai masalah jambret, Poltak menjelaskan, saat ini jajaran Polsek dan Polres Belitung sedang melakukan penyelidikan pasca terjadinya kasus yang menghebohkan masyarakat ini.

“Kita masih melakukan pencarian terhadap pelaku. Bagi siapapun yang menjadi korban, segera melaporkan ke Polsek terdekat atau Polres Belitung,” kata pria berdarah Batak ini.

Ketika disinggung mengenai pelaku merupakan orang yang sama, Poltak mengaku belum bisa memastikan. Namun melihat kronologis kejadian yang hampir sama, Poltak menduga pelakunya adalah satu orang.

“Dari pengakuan sejumlah korban, mereka mengatakan ciri-ciri pelaku yang sama. Maka kemungkinan pelakunya adalah orang yang sama. Namun kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini,”pungkasnya. (kin)