Pelayanan Publik Harus Dikelola Berbasis E-Gov

by -
beltim-edisi-26-april-2017
PNS Beltim saat mengikuti Upacara Otonomi Daerah, di halaman Kantor Bupati Beltim, Selasa (15/4) kemarin.

MANGGAR – Pemerintah Daerah (Pemda) diharapkan senantiasa berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis electronical-government (E-Gov). Cara-cara konvensional harus ditinggalkan serta dapat memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam menyelenggarakan Pemda.

Penekanan itu disampaikan oleh Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin saat membacakan pidato sambutan Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumulo pada saat Upacara Hari Otonomi Daerah XXI tahun 2017 di Halaman Kantor Bupati Beltim, Selasa (25/4) kemarin.

Upacara yang baru pertama kali dilaksanakan Pemkab Beltim itu dihadiri ratusan pegawai, jajaran Forkominda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka nampak begitu bersemangat mengikuti upacara tersebut.

Wabup yang akrab disapa Aan, menyatakan Peringatan Hari Otonomi daerah merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom. Hal ini mengingat setiap Pemda harus senantiasa meningkatkan kinerja yang telah dicapai seraya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah.

“Kita harus fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing ekonomi daerah,” ungkap Aan.

Sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini yakni “Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Goverment”, Aan, juga menekankan setidaknya ada empat yang harus diprioritaskan.

“Pertama, pelaksanaan otonomi daerah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat. Kedua, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah, cepat, dan tepat tentang prosedur pelayanan publik yang disediakan pemerintah daerah,” ujar Aan.

Kemudian yang ketiga, menurutnya adalah ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis electronic-government, membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur pemerintahan.

“Upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis electronic-government akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik dan aparatur daerah yang bersih, itu yang ke empat,” sebutnya.

Bukan hanya itu Aan pun meminta agar seluruh kepala OPD dapat mengcopi isi pidato sambutan Menteri Dalam Negeri tersebut. Ia ingin poin-poin penekanan khususnya terkait pelayanan kepada masyarakat dapat dibaca oleh seluruh pegawai Pemkab Beltim.

“Saya sengaja bacanya pelan-pelan agar semua yang hadir dapat menyimak isi pidato Menteri. Karena itu saya minta pidato itu dicopi terus ditempel di dinding pengumuman supaya semua dapat menjalankan instruksi yang ada,” tegasnya. (feb)