Pelimpahan Aset Perumnas Tinggal Penandatanganan Bupati Belitung

by -
Pelimpahan Aset Perumnas Tinggal Penandatanganan Bupati Belitung
Rapat bersama antara tim verifikasi Kabupaten Belitung, pihak Perumnas dan DPRD Kabupaten Belitung, Senin (12/4).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pelimpahan Aset Perumnas kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung kini memasuki babak akhir. Pada rapat bersama antara tim verifikasi Kabupaten Belitung, pihak Perumnas dan DPRD Kabupaten Belitung disepakati bersama agar penandatanganan pelimpahan aset dapat dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Hendra Pramono mengatakan, kejelasan aset Perumnas sebenarnya tidak ada masalah. Akan tetapi, sebelumnya yang membuat hal tersebut menjadi terhambat lantaran miskomunikasi dan biodata masih belum lengkap.

“Sekarang tidak ada masalah lagi, tinggal serah terima aset saja. Kami siap memfasilitasi serta mendorong Pemda dan pihak perumnas agar hal tersebut dapat cepat diselesaikan sehingga pembangunan bisa dilaksanakan dan masyarakat bisa menerima manfaatnya,” kata Hendra, Senin (22/4) kemarin.

Politisi Hanura tersebut juga mengapresiasi pihak Perumnas yang sudah berbesar hati untuk memberikan Fasum dan Fasos kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung tanpa meminta ganti rugi.

“Tadi kami sudah sepakat, mudah-mudahan pada tanggal 26 April ini sudah ada kesepakatan antara Bupati Belitung dan pihak Perumnas untuk menandatangani pelimpahan aset Perumnas tersebut,” pungkasnya.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani menambahkan, kesimpulan dari rapat ini bahwa porsi pekerjaan dari pihak perumnas sudah diselesaikan dengan baik. Begitu juga tim verifikasi dari kabupaten terus bekerja.

“Intinya kita dari DPRD sudah cukup maksimal memperjuangkan amanah dan kepercayaan dari masyarakat di Desa Aik Pelempang Jaya (APJ). Alhamdulillah akhirnya dari pertemuan tadi, kita sepakati bersama dalam kurun waktu 3 pekan kedepan agar dapat dilakukan penandatanganan pelepasan aset dari pihak Perumnas ke Pemda,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Syamsir berharap agar rapat bersama yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rapat terakhir untuk membahas pelimpahan aset perumas tersebut.

“Jangan lama-lama kasihan masyarakat. Tadi kita sudah duduk dan sepakati bersama agar tiga pekan ke depan sudah bisa dilakukan penandatanganan pelepasan aset perumnas kepada Pemerintah Daerah Belitung,” kata Syamsir. (rez)