Pembahasan Butuh Waktu

by -

TANJUNGPANDAN- Pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) Kabupaten Belitung tentang Bangunan Gedung (BG) oleh tim pansus DPRD Belitung bersama sejumlah tim atensi Eksekutif Pemerintah Kabupaten Belitung, dipastikan akan molor. Pasalnya, pembahasan raperda tersebut sejak Senin (6/4) lalu hingga Selasa (7/4) kemarin, rupanya belum juga selesai dibahas.
“Masalahnya, proses pembahasan pasal demi pasal dalam raperda BG itu, agak sedikit lama. Sebab, masih ada beberapa hal yang perlu dikonsultasikan terlebih dahulu,” kata salah satu anggota Pansus DPRD Belitung H Mastop Selasa (7/4) kemarin, di Gedung Dewan.
Politikus Partai PDIP Belitung ini mengatakan, kemungkinan pembahasan raperda bangunan gedung tersebut akan ditunda sementara. Lantas, tim pansus DPRD Belitung beserta pihak eksekutif Belitung melakukan konsultasi ke Jakarta. “Rencananya hari Rabu (8/4) (hari ini,red) sampai dengan hari Jumat (10/4). Jadi, seluruh tim akan berangkat ke Dirjen Cipta Karya di Jakarta untuk konsultasi tentang raperda bangunan gedung ini,” ujarnya.
Usai keberangkatan dari Dirjen, akan dilakukan pembahasan kembali. Namun, kata Mastop, tetap masih menunggu hingga selesainya pemaparan laporan LKPJ Pemerintah Kabupaten Belitung.
“Begitu penyampaian LKPJ selesai, barulah kita menggelar kembali pembahasan lanjutan,” terangnya.
Lanjut dia, setelah itu, tim pansus DPRD Belitung langsung mengadakan kunjungan kerja ke luar daerah. Terutama bagi daerah yang sudah menerapkan Perda tentang BG. “Target kita sih, ada empat daerah. Yakni Yogyakarta, Tangerang, Bandung dan Surabaya,” tukasnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan Belitong Ekspres Selasa (7/4) sore kemarin, nampak hadir Ketua Pansus Bangunan Gedung Syamsudin, Wakil Ketua Pansus H Artiansyah, Sekertaris Pansus Freddy dan sejumlah anggota pansus lainnya juga turut hadir antara lain, H Mastop, Ansori, I Bagus Diarsa, Andreas, Saryadi dan Hasbi. (mg2)