Pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Beltim Dimulai, Telan Anggaran Rp 2 Miliar

by -
Pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Beltim Dimulai, Telan Anggaran Rp 2 Miliar
Foto bersama setelah peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Beltim.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dimulai. Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Beltim melakukan peletakan batu pertama menandai pembangunan kantor partai tersebut, Jumat (8/8).

Kantor yang terletak di ruas jalan Manggar – Damar itu dibangun di atas tanah seluas 1800 m². Sebelum peletakan batu pertama Rudianto Tjen membagikan paket sembako bagi warga sekitar lokasi pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Beltim. Paket sembako tersebut juga bagian dari kepedulian atas pandemi Covid-19.

Rencananya, bangunan kantor DPC PDI Perjuangan Beltim akan didesain lengkap dengan dapur umum dan auditorium di bagian belakang. Selain untuk kepentingan partai, bangunan auditorium terbuka bagi kader partai maupun masyarakat yang berniat menggelar acara resepsi pernikahan dan lain sebagainya.

Menurut Ketua Baguna PDI Perjuangan Beltim, Kamarudin Muten selaku kader yang dipercaya memimpin pembangunan kantor, lahan parkir yang luas cukup menampung kendaraan di bagian depan dan belakang serta sisi kantor. Melengkapi kenyamanan di sekitar kantor, juga ditanami pohon dari berbagai jenis buah. Tanaman itu merupakan sumbangan kader partai maupun pihak lainnya.

Saat ini, sebagai permulaan pembangunan telah terkumpul dana sekitar Rp 600 juta dari estimasi anggaran sebesar Rp 2 miliar. Secara pribadi, Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan Rudianto Tjen menyerahkan sumbangan sebesar Rp 250 juta. Sisanya berasal dari sumbangan kader PDI Perjuangan lainnya. “Untuk pembangunannya kita targetkan selesai pada Desember 2020,” kata Afa.

Selain itu, dalam waktu dekat organisasi sayap Baguna PDI Perjuangan Kabupaten Beltim segera menyiapkan kantor. Di sanalah nantinya, setiap program akan dibahas seluruh pengurus inti di Kabupaten. “Kami juga akan segera bentuk kepengurusan Baguna di Kecamatan dan Desa. Di setiap Kecamatan ada 7 orang dan 3 orang di setiap Desa,” tutupnya. (msi)