banner 728x90

Pembangunan SDM Amat Penting

Life at ease with amazing nature| Leebong island

*Dalam Seminar Nasional oleh Poltek Darma Ganesha

TANJUNGPANDAN-Politeknik Dharma Ganesha Belitung menggelar seminar nasional di Ballroom Hotel Billiton Sabtu (21/3) pagi pekan lalu dengan tema “Link and Match”  Pendidikan Tinggi Berjenjang, Cepat Kerja di Era Global.
Kegiatan dibuka Bupati Belitung Sahani Saleh diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belitung Irpani Mauran. Selain itu, seminar nasional ini juga dihadiri langsung Direktur Utama (Dirut) Piksi Ganesha Group DR H.K Prihartono dan Direktur Politeknik Darma Ganesha Ir Yudhi Darma MM.
Bupati Sahani menyatakan sangat mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut. Sebab, generasi muda merupakan agen insani di masa mendatang untuk menjadi estafet penerus bangsa. “Saya sangat apresiatif positif kegiatan ini,” kata Bupati dalam sambutan yang dibacakan langsung oleh Irpani Mauran.
Selain itu, Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat Belitung khususnya bagi para calon pelajar SMA dan SMK di Belitung agar senantiasa meningkatkan daya saing dan kualitas diri lebih tinggi. “Yang paling terpenting lagi adalah bagaimana agar dapat meningkatkan kecerdasan diri. Tak ada pilihan lain, selain dengan lewat jalur pendidikan,” pesan Bupati.
Ir Yudhi Darma MM mengatakan, pasca sektor tambang Timah di Belitung, perkembangan dunia bisnis dan pariwisata semakin meningkat dan berkembang pesat. Pemerintah daerah pun perlu orang yang berkompeten di bidangnya. “Politeknik adalah satu-satunya jalan untuk mendorong kemajuan produktivitas SDM di Belitung,” ujar Yudhi di hadapan ratusan pelajar SMA-SMK se-Kabupaten Belitung dan Belitung Timur Sabtu (21/3) lalu.
Yudhi menyatakan, politeknik sangat link and match di dunia kerja bahkan di dunia usaha manapun. Sebab, di Politeknik itu ditekankan 70 persen praktek dan 30 persen teori. Selain itu secara akademis sebagai Perguruan tinggi juga ada strata dari D3, D4/S1, S2 hingga S3. “Jadi arah mereka atau out put-nya setelah lulus dari Politeknik, sudah siap dengan standar komptensi yang tinggi,” jelasnya.
Kata dia, dasar mendirikan perguruan tinggi Politeknik yakni dalam rangka membangun SDM di Belitung. Bagaimana Belitung ini bisa maju dan SDM-nya terampil serta berkualitas.  “Sebab, daerah Belitung terbilang cukup kaya dengan sumber daya alamnya. Namun, masih kekurangan pada sumber daya manusianya,” ucap Yudhi.
Yudha menambahkan, kata pak Bupati Belitung dalam musrenbang, bahwa di Belitung ini masih banyak kekurangan tenaga akuntansi dalam rangka meningkatkan kinerja anggaran. “Politeknik Darma Ganesha mampu menyiapkan output calon tenaga SDM nantinya. Dan semua mata kuliah di Politeknik diakui oleh Piksi Ganesha Group,’’ tukasnya.
Sementara itu,  Direktur Utama (Dirut) Piksi Ganesha Group DR H K Prihartono mengatakan, banyak perguruan tinggi yang hanya mengajarkan pengetahuan dari sisi akademisnya saja. Sehingga, mahasiswa ketika berhadapan dengan dunia kerja akan mengalami kebingungan. “Alasannya, karena ilmu yang didapat mahasiswa itu hanya sebatas ilmu akademik,” paparnya.
Pembina sepuluh Perguruan Tinggi di Indonesia ini juga menjelaskan tentang perbedaan perguruan tinggi jalur keahlian/kejuruan dan perguruan tinggi jalur akademik.
“PT jalur kejuruan berciri terapan dan occupational atau job specific. Sedangkan, PT jalur akademik menyiapkan tenaga-tenaga dengan inovasi dan kreasi serta terdiri dari strata D3, D4/S1,S2 dan S3,” jelas pengusaha muda yang akrab disapa Pri itu.
Lanjut Pri, muatan kurikulum di Politeknik disusun berwawasan Iptek (ilmu pengetahuan dan tekhnologi) yang sesuai dengan kebutuhan dunia perusahaan.

Agar tidak monoton dalam menyampaikan materi di hadapan ratusan pelajar tingkat atas itu, Pri menyuruh memilih empat simbol yang dikaitkannya dengan personal karakter manusia. Lantas, Pri menjelaskan satuper satu. “Segi empat, lebih identik kuat pendirian tapi suka ngotot. Segitiga, tegas tapi kaku. Segi enam, luwes tapi plin-plan. Dan bagi yang suka dengan simbol terakhir lingkaran Bulat, itu lebih identik orangnya doyan,’’  paparanya sambil bercanda. (mg2)

Rate this article!
Tags:
author

Author: