Pembunuh Ini Minta Peringan Hukuman

by -

*Dalam Kasus Pembunuhan di Selat Nasik

TANJUNGPANDAN-Merasa keberatan dengan tuntutan Jaksa, Edwin terdakwa kasus pembunuhan terhadap Thalib, mengajukan pembelaan. Sebelumnya, Edwin dituntut Kejaksaan Negeri Tanjungpandan, dengan penjara selama 12 tahun penjara, Rabu (12/5) lalu.
Sidang terbuka untuk umum ini, dilaksanakan di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Kamis (19/5) kemarin. Sidang ini, dipimpin Hakim Ketua

Hj Adriah didampingi Hakim Anggota Saeful Iman dan Bayu Mandala Putra.
Melalui pengacaranya, Heriyanto SH dihadapan Majelis Hakim saat disidang yang mengagendakan pembelaan terhadap terdakwa ini, meminta untuk Edwin diringankan hukuman secara lisan.

Namun, sayangnya Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Rudi Dwi Prastyono SH tetap kukuh pada pendiriannya. Tidak sedikitpun menggurangi tuntutan awal, yakni penjara 12 tahun. Sidang dilanjutkan Rabu (25/5) mendatang, dengan agenda putusan.

Penasehat Hukum Edwin, Heriyanto SH mengatakan, dirinya melakukan pembelaan secara lisan. Sebab, tuntutan 12 tahun dinilai sangat memberatkan terdakwa, mengingat Edwin, masih berusia muda.

“Kami hanya melakukan pembelaan secara lisan. Apapun keputusannya, kami serahkan ke Majelis Hakim,” ujar Heriyanto SH, kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Sementara itu, Jaksa Rudi mengatakan, Edwin dinilai secara sah bersalah melanggar Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pembunuhan. Terdakwa terbukti menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja.
“Maka dari itu, kami menuntut Edwin dengan Penjara 12 tahun, potong masa tahanan,” ujar Jaksa Rudi kepada Belitong Ekspres, Kamis (19/5) kemarin.

Dijelaskan Jaksa Rudi, hal-hal yang memberatkan, akibat perbuatan terdakwa, membuat keresahan yang meluas di lingkungan masyarakat khususnya di Kecamatan Selat Nasik, Pulau Mendanau.

Selain itu, Terdakwa menghabisi korban dengan sangat keji. Mengingat usia korban yang sudah rentan. “Hal-hal yang meringankan, saat persidangan Edwin bersikap sopan dan menjelaskan keterangan kronologis pembunuhan dengan jujur,”katanya. (kin)