Pemda Minta PT Ranati Segera Menata Tanjung Tinggi

by -

TANJUNGPANDAN-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung meminta pihak PT Renati untuk segera menata dan membangun berbagai fasilitas di Kawasan Wisata Pantai Tanjung Tinggi. Pasalnya kawasan terbuka hijau di Kecamatan Sijuk itu, hingga kini nampak kumuh alias jarang diperhatikan oleh pihak pengelola.

Apabila hingga batas waktu ditentukan, tepatnya pertengahan tahun 2017 pihak perusahan belum juga melakukan penataan. Lantas bukan tidak mungkin pengelolaannya akan di ambil alih oleh pemerintah. Sehingga kedepan salah satu lokasi syuting laskar pelangi itu, tidak lagi di komplain oleh pihak terkait, karena nampak kurang terawat.

Demikian disampaikan Bupati Belitung Sahani Saleh kepada Belitong Ekspres, Senin (9/1) kemarin di Jalan Jend. Sudirman. “Untuk Tanjung Tinggi, sudah kita bicarakan dengan pihak perusahaan supata dibuat sebagai kawasan terbuka hijau. Dan disepanjang bibir pantai itu rencananya akan dibuat seperti taman, dan master plannya sudah ada tinggal melaksanakan saja,” katanya.

Menurut Sanem sapaan akrab Bupati, jika Kawasan Wisata Pantai Tanjung Tinggi sudah tertata dengan rapi. Maka simbol pariwisata Belitung ini nantinya tidak akan lagi terlihat kumuh. Sebab itu merupakan salah satu cermin daerah di mata para wisatawan.

“Sepanjang pinggir pantai itu sudah direncanakan sebagai ruang publik. Maka dari itu kita suruh perusahaan segera membangun kawasan tersebut supaya masyarakat dan para wisatawan merasa nyaman. Jangan sampai nanti ada kesan tidak dirawat dan lainnya dari pengunjung akan bahaya itu,” tegasnya.

Diungkapkan Sanem sebagai salah satu tujuan Pariwisata Internasional, hendaknya Belitung memberikan contoh yang baik kepada dunia. Persoalan sampah di tempat-tempat tujuan wisata seharusnya tidak lagi terlihat.

“Kita harus menujukkan kepada mereka (wisatawan) bahwa Belitung ini kota yang bersih, indah, aman dan damai. Meski tidak bisa dipungkiri ada berbagai halang-halangan dari sebagian pihak. Tetapi kita akan terus berjuang demi kemajuan daerah kita ini kedepannya,” ujarnya.

Kata Sanem, agar masalah sampah ini bisa diatasi, Pemda akan terus memberikan pembinaan-pembinaan kepada masyarakat. Terutama para pedagang yang berada di sekitar Pantai Tanjung Tinggi. Pasalnya, persolan sampah ini merupakan tugas bersama bukan hanya tugas pemerintah. Sebab Pemda telah menargetkan pertengahan tahun 2017, berbagai persoalan itu sudah terselesaikan.

“Sudah kita sampaikan surat dan lainnya kepada pihak perusahaan sebagai pemberitahuan. Terkadang bukan lagi surat untuk tetapi sudah pakai urat. Apabila hingga pertengahan tahun belum juga dibangun akan terus kita kejar mereka (perusahaan) agar segara membangun Tanjung Tinggi itu. Apabila merasa tidak sanggup serahkan kepada kita biar kita yang bangunnya,” tandasnya.

(mg2)