Pemilik Salon Pasok 1.000 Ekstasi

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

// Polisi Nyamar Jadi Waria Bekuk Pelaku
// Polsek Taman Sari Amankan 4 Bandar

PANGKALPINANG – Totalitas Polres Pangkalpinang memberangus peredaran narkoba di wilayahnya patut diacungi jempol. Salah satunya dengan cara melakukan penyamaran sebagai waria. Hal ini dilakukan, hanya untuk mengungkap peredaran ekstasi di Kota Pangkalpinang. Tak sia-sia, penyamaran itu pun berbuah hasil.
Ming-ming alias Ing-ing alias Mama Mia, dibekuk petugas Kamis (30/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Dari tangan pengusaha salon ini, diamankan sebanyak 200 butir ekstasi. Kapolres Pangkalpinang AKBP Heru Budi Prastyo saat gelar perkara di gedung Anton Sujarwo Polres Pangkalpinang menjelaskan, untuk menangkap Mama Mia, anggotanya harus terlebih dahulu menyamar menjadi seorang waria di salon tersangka.
“Saat kita bekuk, di tangan tersangka kita dapati 10 butir ekstasi dan satu paket sabu di kantong celana,” ujar kapolres, Sabtu (2/5). Pengembangan kata kapolres dilakukan, hasilnya polisi menemukan 190 butir ekstasi berlogo tanda tanya di kediamannya di perumahan KPR Bukit Merapin, Pangkalpinang. “Ekstasi itu dikemas dalam dua plastik ukuran besar dan disimpan dibawa seprai,” tambahnya.
Mama Mia kepada Radar Bangka mengaku sudah berulang kali memasokkan ekstasi ke Bangka Belitung. Dirinya pun mengatakan, memulai berbisnis obat-obat haram itu pada tahun 2011. “Udah berapa kali saya bisnis obat-obatan itu. Pertama bawa 50 butir, kemudian bertambah terus hingga terakhir ini bawa seribu butir. Saya bawanya pakai kresek biar polisi gak curiga,” kata dia.
Dikatakan Mama Mia, dari 1.000 butir pil ekstasi yang ia bawa, 800 butirnya telah habis terjual. Namun Mama Mia belum sempat menikmati untung dari penjualan itu karena kaki tangannya belum menyetor. Tiap satu butir ekstasi tambahnya ia beli dengan harga Rp 135 ribu. Sedangkan harga jual per butir adalah Rp 250 ribu. “Sudah dijual 800 butir tapi belum disetor. Sistem kepercayaan. Kalau barang laku baru setor. Beli disana Rp 135 ribu jual disini Rp 250,” jelasnya.
Sementara, Buser Polsek Taman Sari juga berhasil membekuk bandar narkoba dengan tiga jenis, di depan Hotel Yuko Metro Kota Pangkalpinang, Selasa (29/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Empat bandar itu diantaranya, Pikar (17) warga Sumberjo Kelurahan Rejosari Kecamatan Pangkalabalam, Tari Azalia (18) warga Jalan A Yani, Kelurahan Kejaksaan Kecamatan Taman Sari, Arif Alfan alisa Jordan (25) warga Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka dan Ego Saputra Alias Ego (15) warga Kampung Opas, Kelurahan Kopas Indah, Kecamatan Taman Sari.
Penangkapan bermula saat petugas membekuk Pikar (17). Dari tangan pelaku disita barang bukti sabu-sabu satu paket sedang saat bertransaksi narkoba. Dari pengakuan Pikar, dirinya mendapatkan obat-obat terlarang tersebut dari langganan setianya, yakni Tari Azalia (18). Setelah dilakukan pengrebekan polisi berhasil menyita 4 paket besar, 9 butir inek warna pink, satu unit timbangan digital dan 4 unit Hp.
Pengembangan terus dilakukan, dari kicauan Tari ia mendapatkan obat-obatan tersebut dari Jordan yang merupakan bandar narkoba. Dari keterangan itu polisi melakukan pengrebekan dikontarkan Jordan, dan berhasil mengamankan Jordan berikut barang bukti 4 paket kecil sabu-sabu, satu unit alat hisap (bonk) dan timbangan digital, 2 pirek dan  bal plastik bening.
Saat dilakukan pengembangak lagi, polisi berhasil membekuk Ego Saputra Alias Ego (15) berikut barang bukti 10 paket Narkoba jenis ganja dan tujuh Hp. Kapolsek Taman Sari Kompol Nur Samsi Kepada sejumlah wartawan mengatakan penangkapan bandar narkoba berawal dari informasi masyarakat bahwa didepan Yoku Metro, sering diadakan transaksi.
“Jadi pada malam itu saya mendapatkan informasi dan langsung memerintahkan tim buser dan langsung meringkus pelaku berikut barang bukti narkoba dengan tiga jenis diantaranya, sabu, ganja, dan inek,” Kata Kapolsek. Ia mengungkapkan, penangkapan yang dirinya pimpin tidak membutukan waktu lama. “Termasuk cepat penangkapan ini kami lakukan hanya satu jam setengah. Dan para bandar dan barang bukti dapat kita amankan dan semuanya sudah kita amankan di Mapolsek Taman Sari. Dan selanjutnya akan kami limpakan ke Restik Polres Pangkalpinang. Guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.(ode)

Baca Juga:  Usulan Komisaris PT Timah Sudah Dapat Lampu Hijau

Rate this article!
Tags:
author

Author: