Pemindahan Aset RSUD Hampir Selesai

by -

*Pemanfaatan Gedung Lama Menunggu Pembahasan

foto A. Sanem Pantau

Foto A. Bupati Belitung Sahani Saleh saat memantau proses pemindahan aset dari gedung lama ke RSUD dr H Marsidi Judono, Senin (28/3) kemarin. Inset foto petugas sedang memindahkan aset di RSUD Jalan Melati (1).

TANJUNGPANDAN – Pemindahan aset dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Marsidi Judono Jalan Melati ke RSUD baru di Jalan Jendral Sudirman Air Raya hampir selesai.
Ketua Tim Pengangkutan Aset RSUD dr H Marsidi Judono, Usman mengatakan pengangkutan aset  tinggal perlengkapan bagian kantor saja yang masih tersisa. Perpindahan barang atau aset berlangsung selama 12 hari kerja, sejak 25 Maret 2015 – 6 April 2016. Usman menyebut dalam sehari minimal truk lima kali bolak balik.
Pemindahan pasien dan alat medis sudah selesai. Karena mendahulukan kepentingan pasien. Dokumen atau arsip yang penting diangkut menggunakan mobil dinas. Dikhawatirkan tercecer. “Barang yang sensitif tidak diangkut pakai truk,” tukasnya.
Ditanya mengenai fungsi RSUD Jalan Melati nantinya ia tidak berani menjawab. Hanya saja ia pernah mendengar gedung akan dipergunakan SMKN 3 Tanjungpandan. Gedung kosong nantinya akan dijaga empat petugas keamanan.
Terpisah, Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Belitung Jayusman mengatakan belum ada rencana pemanfaatan gedung RSUD di Jalan Melati. Untuk sementara dibiarkan kosong.
“Kalau masalah dimanfaatkan untuk apa sampai sekarang belum ada pembahasan. Sementara ini aku belum berani nyebut untuk apa. Sekarang belum ada SKPD yang ditunjuk mengolah itu. Masalah pemanfataannya kita belum ada untuk itu,” kara Jayusman, Senin (28/3) kemarin.
Sebelumnya SMK Negeri 3 Tanjungpandan disebut-sebut akan mengelolah gedung itu. Namun Jayusman tidak berani memastikan kegunaannya.  “Kalau itu kalau tidak salah sudah ada surat permohonan dia (SMKN 3 Tanjungpandan, red). Cuma itu harus dikaji pengembangannya. Sekali lagi gedung bukan didiamkan tapi ada pembahasan lebih lanjut,” ujarnya.
Kabid Aset BPKAD Kabupaten Belitung Yudi Darma mengatakan belum ada rencana berdasarkan anggaran. Sementara ini bagian aset menunggu semua aset selesai diangkut. Semula RSUD pernah hendak dibuat tempat pengembangan SMK Pariwisata. “Tapi kurang tahu nantinya gimana. Apalagi SMK dan SMA kan mau diambil alih provinsi,” kata Yudi Darma.
Luas bangunan RSUD itu sekitar 18.737 meter persegi (1,8 hektar). Ruangan terdiri dari kantor, ruang asoka, ruang pisioterapi, ruang rajawali, intalasi prasarana rumah sakit, kamar jenazah, laundri. Instalasi gigi, bogenvile, anggrek, melati, perinatologi, ruang murai, kenanga, pojok dot, sakura, instalasi laboratorium, perawatan murai,  kebidanan, ICU, IGD, farmasi, ruang flu burung. Jumlahnya mencapai puluhan ruangan. (ade)