Pemkab akan Kirim Mahasiswa ke TAU

by -

*Beasiswa Calon Mahasiswa Kurang Mampu yang Berprestasi

MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) melakukan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) terkait Program Kerjasama Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Kerakyatan dengan Tanri Abeng University (TAU), di Kampus TAU Jalan Swadarma Raya No 58 Pasanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (31/3) malam. Penandatangan dilakukan langsung oleh Bupati Beltim Basuri T Purnama dan Rektor sekaligus pemilik TAU, Tanri Abeng.

Acara penandatangan disaksikan oleh Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi Syahrial, Kepala Bidang SMP/SM Dinas Pendidikan Lindawati Teodore, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Yuspian, guru besar, dosen, serta mahasiswa TAU.

Tujuan dari pendatangan MoU ini adalah memberikan kesempatan bagi generasi muda yang kurang mampu secara ekonomi dalam pembiayaan pendidikan atau bagi calon mahasiswa yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan dengan beasiswa. Selain itu, MoU ini juga bertujuan untuk pemberdayaan koperasi serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Beltim melalui lembaga pelaku ekonomi Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR).

Kabag Tapem Yuspian menjelaskan, MoU ini merupakan langkah awal kerjasama. Sedangkan untuk tindak lanjutnya harus dirumuskan kembali dalam suatu perjanjian kerjasama yang lebih teknis, dalam hal ini oleh SKPD terkait. Tahap selanjutnya SKPD lain dapat juga melakukan kerjasama dengan pihak TAU, sepanjang masih terkait dengan lingkup kerjasama yang telah disepakati.

“Sudah saatnya kita lebih memfokuskan pada kualitas dan mutu dalam kerjasama, khususnya dalam hal kerjasama dalam bidang pendidikan. Kita yakin TAU mampu memberikan jaminan terhadap kualitas dan mutu dimaksud dengan memperhatikan sarana, sistem, SDM, dan jaringan yang dimiliki TAU saat ini. Apalagi dengan mengacu pada track record Bapak Tanri Abeng sendiri tentunya akan menghasilkan lulusan dan hasil yang terjamin,” jelas Yuspian.

Sementara itu, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono menyambut baik kerja sama yang dilakukan antara Pemkab Beltim dengan TAU khususnya dalam bidang pendidikan. Ia mempersilahkan Dinas Pendidikan melakukan proses penjaringan untuk pemberian bea siswa bagi mahasiswa kurang mampu yang berprestasi.

“Kalau jumlah calon mahasiswa tergantung proses perekrutan. Nantikan pas Ujian Akhir Sekolah ini dapat dilihat. Anggaran nantinya akan menyesuaikan dengan yang jumlah calon mahasiswa yang terjaring. Untuk anggaran Tahap pertama bisa dialokasikan lewat Anggaran Belanja Tambahan (ABT), selanjutnya jika masih kurang dianggarkan pada anggaran induk tahun 2016 mendatang,” ujar Tom.

Tom menekankan DPRD tidak akan mematok jumlah mahasiswa karena semuanya tergantung kepada Dinas Pendidikan. Kriteria bagi calon penerima bea siswa juga diserahkan kepada dinas terkait. Namun Ia menekankan agar tetap menjalankan mekanisme perekrutan yang profesional.

“Silahkan nanti diajukan saja anggaran berdasarkan jumlah yang sudah direkrut. Tahun ini berbeda, kalau tahun-tahun dulunya dipatok. Nah kita ingatkan, jangan seperti tahun kemarin, tau-tau minta anggaran sekian untuk sekian orang, pas ditanya mana orangnya ternyata hanya berupa angka-angka saja. Kita gak mau kira-kira,” tegas Tom.

Bupati Beltim Basuri T Purnama yakin dengan niat dan ikhtiar yang baik, cita-cita pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan SDM generasi muda akan tercapai.

“Singapura bisa, Malysia juga bisa. Semua karena SDM, maka anak Belitung Timur pasti bisa juga, dan akan lebih hebat asal mereka diberikan kesempatan. Maka itu Pemda sangat senang bisa kerja sama dengan TAU dan semoga semangkin banyak anak-anak Beltim yang mampu sekolah tinggi,” harap Basuri.

Selain mengirimkan SDM untuk dididik di universitas dan sekolah tinggi lainnya, Basuri mengungkapkan Pemkab Beltim juga tahun ini akan membuka politeknik. Sehingga bagi anak-anak yang enggan atau kurang mampu melanjutkan sekolah keluar daerah dapat berkulaih di Politeknik. (feb)