Pemkab Belitung Membuka Kembali Galeri KUMKM

by -
Pemkab Belitung Membuka Kembali Galeri KUMKM
Kepala Dinas Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Selain Belitong Food Street, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung juga membuka kembali Galeri Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kabupaten Belitung.

Kepala Dinas Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar mengatakan, bahwa mulai 1 Juli 2020 setelah launching “new normal” kemarin, Galeri KUMKM dan Belitong Food Street sudah buka kembali, namun belum begitu normal.

“Untuk Galeri KUMKM sudah berberes-beres, karena terkait pemanggilan kembali petugas atau pegawai yang sebelum dirumahkan,” kata Adnizar kepada Belitong Ekspres, Kamis (02/07) kemarin.

Dikatakan Adnizar, sebelumnya pegawai galeri berjumlah 14 orang, namun saat ini akan diperkerjakan setengah dari angka tersebut. “Kemarin kita mengarahkan ke managernya, kalau membutuhkan tenaga, kita siap bantu, yang penting buka dulu,” terangnya.

Kemudian untuk promosi, dirinya menyarankan untuk menjajakan produk di depan halaman di Galeri KUMKM, sehingga masyarakat mengetahui bahwa galeri sudah buka kembali. “Untuk pancingan saja, kalau sudah normal baru masuk lagi, untuk teknik pemasaran itu,” terangnya.

Menurut Adnizar, saat ini produk yang ada di galeri masih ada yang bisa dijual, artinya belum sampai tanggal kadaluarsa, maka barang itu bisa diperdagangkan. Tetapi, untuk teman-teman UMKM sudah dinformasikan dan disosialisasikan beberapa hari kemarin, agar mereka mempersiapkan diri. “Pelaku usaha telah didorong untuk bergerak kembali,” tukasnya.

Selain itu, saat ini pihaknya mulai mengunjungi UMKM atau rumah-rumah produksi, untuk memberikan semangat kepada mereka. Sedangkan untuk pemasaran, pihaknya siap memfasilitasi dalam daring. “Biasanya pelaku usaha ada yang kurang memahami dunia digital, kita bantu masuk ke web, situs ataupun aplikasi,” paparnya.

Adnizar juga mengatakan, SOP Protokol kesehatan harus ditetapkan di galeri KUMKM Belitung, di antaranya pedagang menggunakan face shield, kemudian pembayaran juga media, seperti wadah, sehingga tidak kontak langsung dari tangan ke tangan.

Selanjutnya tambah Adnizar, masalah yang dihadapi saat ini, yakni masih belum normalnya wisatawan ke Belitung, karena diperkirakan wisatawan masih berpikir ulang untuk berpergian.

Adapun alasannya, mengharapkan wisatawan untuk membeli produk UMKM Belitung, dikarenakan ada produksi, sedangkan untuk kebutuhan lokal, produksi sudah melebihi.

“Masyarakat disini tidak selalu membeli oleh-oleh, sehingga perlu ditopang oleh wisatawan yang belanja. Selain itu perlu kegiatan eksportir keluar Belitung yang belum banyak,” tandasnya. (dod)

Editor: Yudiansyah