Pemkab Belitung Motivasi Petani Tingkatkan Kualitas Lada

by -
Pemkab Belitung Motivasi Petani Tingkatkan Kualitas Lada
Ilustrasi seorang petani saat memanen lada

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung siap meningkatkan sektor pertanian lada sekaligus memotivasi para petani lada agar meningkatkan mutu dan kualitas dan tidak terpengaruh dengan kondisi naik turunnya harga lada di pasaran.

“Lada ini adalah kebutuhan tahunan. Jadi, kami selalu mengupayakan sekaligus memotivasi petani agar tetap menanam lada, sebab bisa saja sewaktu-waktu harga lada melambung. Apalagi untuk ekspor ke negara Afrika, peluangnya saat ini sangat terbuka lebar,” ujar Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Hamzah kepada belitongekspres.co.id Kamis (9/1/2020).

Kendati demikian, lanjutnya, turunnya harga lada membuat semangat para petani untuk menanam lada sedikit berkurang, sehingga berpengaruh terhadap nilai tukar petani.

“Kalau kendala secara teknis di lapangan seperti hama tidak terlalu signifikan. Para petani hanya mengeluhkan soal harga lada yang turun,” ungkapnya.

Untuk harga rata-rata lada pada tahun 2019, kata Hamzah, di tingkat pengumpul sebesar Rp 41 ribu per kiogramnya. Sedangkan harga lada tertinggi sebesar Rp50 ribu pada bulan Juni.

“Namun semakin ke sini harga lada semakin terus turun. Hal ini karena dipengaruhi kondisi pasar,” katanya.

Meski begitu, dirinya berharap agar petani dan tanaman lada di Kabupaten Belitung dapat terus eksis dan mulai melakukan perubahan dalam budi daya tanaman ladanya.

“Kami mendorong para petani agar menggunakan tiang tajar hidup, kalau sekarang baru sekitar 25 persen petani yang menggunakan tajar hidup,” tandasnya.

Editor: Subrata
Reporter: Rheza