Pemkab Belitung Raih Predikat WTP dari BPK Provinsi Babel

by -
Pemkab Belitung Raih Predikat WTP dari BPK Provinsi Babel
Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Babel Ida Farida kepada Bupati Belitung, Sahani Saleh.

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterima Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos didampingi Ketua DPRD Belitung Ansori, Sekda Kabupaten Belitung, H. MZ. Hendra Caya, SE, M.Si, Wakil Ketua I DPRD Belitung Budi Prasetyo, dan Wakil Ketua II DPRD Belitung Hendra Pramono, Jum’at (21/5).

Acara didahului dengan penandatanganan berita acara Penyerahan LHP di ruang Audotorium Kantor Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Babel. Kemudian dilanjutkan penyerahan LHP oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Babel, Ida Farida Kepada Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung.

Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan dari 4 tingkatan jenis opini. Yaitu, Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion), Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion), Tidak Wajar (Adversed Opinion) dan Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer Of Opinion).

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Babel Ida Farida mengatakan, Pemkab Belitung sebelumnya telah menyampaikan LHP pada tanggal 29 Maret 2021. Pada Jum’at (21/5), BPK Provinsi Kepulauan Babel menyampaikan hasil pemeriksaan dengan tujuan memberikan opini kewajaran keuangan.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Belitung yang telah mendapatkan opini WTP atas kerja keras, komitmen yang luar biasa yang mampu meningkatkan opini. Di mana sebelumnya dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) meningkat menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Ida.

Menurut Ida, opini tersebut hasil kerja keras dari Jajaran Pemkab Belitung menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan BPK untuk meningkatkan akuntabilitas dalam akutansi penyusunan laporan keuangan. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Belitung yang telah koorperatif selama pemeriksaan,” tandasnya.

Bupati Belitung, Sahani Saleh mengungkapkan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Belitung pernah menyandang Predikat WTP tahun 2005. Akan tetapi di tahun selanjutnya banyaknya permasalahan aset menjadi kendala dalam mempertahankan opini tersebut.

“Alhamdulillah di tahun 2021 ini Belitung mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), setelah hampir 17 tahun tidak mampu menyandang predikat WTP karena beberapa permasalahan,” kata Bupati yang karib disapa Sanem dalam sambutannya.

Lebih lanjut Sanem mengatakan, walaupun saat ini Pemkab Belitung mendapatkan opini WTP ke depan permasalahan aset masih perlu dirapikan lagi, baik dalam penyajian dan penilaian aset daerah.

“Intinya selama ini kita belum mendapatkan WTP bukan permasalahan terhadap ketidakpatuhan pengelolaan keuangan. Tetapi masalah aset inilah menjadi kendala berlarut-larut dalam menguraikannya, meninventarisir aset dan membutuhkan waktu yang lama,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Ansori dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas apresiasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sebab, beberapa tahun terakhir belum pernah mendapatkan WTP, dikarenakan berbagai macam kendala.

“Predikat WTP tidak terlepas dari sinergitas eksekutif dan legislatif Kabupaten Belitung. Dan kami akui pak Bupati dan jajarannya istilahnya jungkir balik untuk mendapatkan predikat WTP ini, Kedepan kami berharap WTP ini dapat dipertahankan,” harap Ansori. (dod/adv)